Romo Benny Ikut Campur Soal MUI, Rocky Gerung: Jangan-jangan Dia Itu Semi Intelijen di BPIP..?!! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 23 November 2021

Romo Benny Ikut Campur Soal MUI, Rocky Gerung: Jangan-jangan Dia Itu Semi Intelijen di BPIP..?!!

Romo Benny Ikut Campur Soal MUI, Rocky Gerung: Jangan-jangan Dia Itu Semi Intelijen di BPIP..?!!

Romo Benny Ikut Campur Soal MUI, Rocky Gerung: Jangan-jangan Dia Itu Semi Intelijen di BPIP..?!!

DEMOCRAZY.ID - Romo Benny Susetyo jadi bulan-bulanan warganet usai ikut campur soal masalah di Majelis Ulama Indonesia (MUI), Staf Khusus BPIP yang juga pastor itu dianggap tidak tahu batasan mana yang bisa dikritisi dan tidak.


Pengamat politik Rocky Gerung pun angkat suara. Meski dahulu merupakan teman sesama pendiri Setara Institute dengan Romo Benny, Azyumardi Azra, Gus Dur, dan lainnya, Rocky menyayangkan sikap beliau. Tak segan Rocky bahkan menyebut Romo Benny bodoh.


Rocky lantas mengurai siapa Romo Benny tersebut. Menurutnya, seharusnya dengan pengetahuan luas soal HAM yang dimilikinya tak seharusnya beliau merilis ucapan tersebut.


“Dia dari dulu aktivis, dia Romo yang ikut perubahan politik di Indonesia, mengasuh mahasiswa dan LSM-LSM di bawah tanah,” kata Rocky di saluran Youtubenya, Selasa (23/11/2021).


Romo Benny kemudian berevolusi menjadi tokoh publik, dan sama-sama mendirikan Setara Institut. 


Namun sayang, kata Rocky, kini dia ketagihan politik. Padahal seharusnya orang sekelas Romo Benny hanya jadi pemantau saja dan bukan lagi jadi aktor.


Terlebih saat ini Romo Benny masuk di BPIP yang seharusnya bisa menuntun bangsa ini dan bisa menyehatkan secara ideologi.


Hal berbeda justru kini dipertontonkan Romo Benny. Dia justru disebut Rocky malah membuat kekacauan dan merusak tatanan yang sedang dibangun.


Padahal di satu sisi ada ketegangan etnis, rasial, dan agama yang tetap berlangsung karena Presiden Jokowi tak mampu menghasilkan persaudaraan berbasis warga negara.


“Nah Romo Benny nambahin itu, jadinya kan ini tambah panas. Artinya BPIP menggaji orang yang tak bermutu, karena BPIP malah memproduksi kontroversi yang justru bikin keresahan sosial makin melebar,” katanya.


“Ini bahaya dan dungunya. Dan Romo Benny bikin jengkel. Harusnya Benny punya wisdom, bisa antisipasi, tapi dia malah bodoh dengan mengucapkan itu,” katanya lagi.


Rocky justru menyatakan, akibat pernyataan Romo Benny, di dunia politik terjadi sikap saling mencurigai. 


Termasuk dengan dirinya, yang mencurigai jangan-jangan ada gerakan semi intelijen di dalam tubuh BPIP.


“Jangan-jangan dia ada semi intelijen yang sengaja menyusupkan pikiran-pikiran kontroversial dan akhirnya berkembang ke situ,” kata Rocky.


Sekadar diketahui publik mulai menyoroti Romo Benny karena dia meminta agar MUI berbenah karena sudah menjadi sarang kelompok radikal. 


Ini ada kaitannya dengan penangkapan tiga ulama oleh Densus 88 di Bekasi belum lama ini. [Democrazy/fajar]