Respons Golkar yang Siap Tampung Ganjar, PDIP: Jangan Berisik! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 11 November 2021

Respons Golkar yang Siap Tampung Ganjar, PDIP: Jangan Berisik!

Respons Golkar yang Siap Tampung Ganjar, PDIP: Jangan Berisik!

Respons Golkar yang Siap Tampung Ganjar, PDIP: Jangan Berisik!

DEMOCRAZY.ID - PDI Perjuangan merespons pernyataan soal tawaran Partai Golkar yang membuka pintu bagi kadernya, Ganjar Pranowo, untuk bergabung bila mau ikut bertarung dalam kontestasi Pilpres 2024. 


Golkar menyatakan siap menampung Gubernur Jawa Tengah itu jika butuh 'kendaraan' baru.


Merespons hal tersebut, politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan pihaknya tidak mau terbawa oleh pernyataan Golkar yang dinilai tengah 'cek ombak'. 


Menurutnya, saat ini PDIP maupun parpol lain lebih baik fokus terhadap tugas partai masing-masing.


"Setiap ada orang mengecek ombak, jangan terus kita teriak. Nanti kita menari dengan tetabuhan orkestrasi semu. Jadi lebih baik kita fokus saja dengan tugas-tugas pokok kita. Industri politik jangan dibuat bising terlalu dini," ujar Hendrawan, Kamis, 11 November.


Sebab, lanjut Hendrawan, pasangan capres dan cawapres serta koalisi parpol masih tengah digodok. 


Sehingga, kata dia, butuh fokus dan ketenangan untuk semua unsur partai.


"Semua tahu paslon akan ditentukan oleh parpol atau gabungan parpol. Sekarang semua sedang melakukan pemetaan dan kalkulasi politik. Jadi biar semua melakukan kontemplasi dalam keteduhan," kata Hendrawan.


Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid, mengungkapkan partainya terbuka apabila Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP, Ganjar Pranowo ingin bergabung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.


"Kalau Ganjar tidak ada tempat di partainya, Golkar terbuka. Apakah jadi nomor 1 atau nomor 2, itu soal nanti," ujar Nurdin di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, 11 November.


Nurdin membuka peluang jika Ganjar mau menemani Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. 


Sebab, kata dia, Airlangga Hartarto tidak mungkin maju sendiri lantaran harus ada wakil dalam kontestasi Pilpres 2024.


Nurdin bahkan menyebutkan, apabila aspirasi Relawan Ganjarist tidak ada tempat "dirumahnya" maka ada "rumah" baru yang bisa dimasuki. 


Analogi ini seiring PDIP yang belum memberikan persetujuan akan majunya Ganjar pada pilpres mendatang. [Democrazy/voi]