Puluhan Tahun Tugas di Kalimantan, Kepala BNPB: Baru Kali Ini Sintang Banjir Besar | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 20 November 2021

Puluhan Tahun Tugas di Kalimantan, Kepala BNPB: Baru Kali Ini Sintang Banjir Besar

Puluhan Tahun Tugas di Kalimantan, Kepala BNPB: Baru Kali Ini Sintang Banjir Besar

Puluhan Tahun Tugas di Kalimantan, Kepala BNPB: Baru Kali Ini Sintang Banjir Besar

DEMOCRAZY.ID - Setelah dilantik Presiden beberapa hari lalu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto langsung berkunjung ke Kabupaten Sintang, Sabtu 20 November 2021.


Saat pertemuan dengan jajaran Pemkab Sintang di ruang VIP Bandara Tebelian, Suharyanto mengungkapkan bahwa dirinya pernah tugas di Kalimantan tahun 1990 sampai 2000.


"Selama 10 tahun itu, saya tidak pernah mendengar Sintang terjadi banjir besar, baru kali ini terjadi. Hasil analisa akademis, akibat daya dukung lingkungan untuk menampung air sudah tidak seperti dulu lagi,” kata Suharyanto.


Ia menegaskan, pemerintah pusat sangat peduli dengan korban banjir Sintang. Ini dibuktikan dengan sudah dua kali BNPB mengunjungi Sintang.


“BNPB sudah dua kali kesini. Pejabat kementerian juga sudah ke sini. Artinya kami di pemerintah pusat sangat peduli dan sayang dengan masyarakat yang menjadi korban banjir,” katanya.


“Kami juga sangat mengharapkan agar banjir di Kabupaten Sintang ini  bisa terselesaikan,” harapnya.


Laporan terkini, kata Suharyanto, banjir memang sudah surut. Sebagian besar dan dataran tinggi sudah kering. 


Jalan aspal juga sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Namun saat memantau lewat udara, yang tinggal dekat dengan sungai masih tergenang.


“Dibeberapa titik masih ada genangan di jalan raya. Semoga ke depan tidak ada hujan yang lebat lagi. Mudah-mudahan fenomena La Nina tidak terjadilah. Kalaupun terjadi, mohon satgas harus siap mengatasi itu. Mudah-mudahan banjir terus surut dari hari ke hari,” harapnya.


Dikatakan Suharyanto, pusat turut prihatian dengan bencana alam banjir ini. 


Yakinlah seluruh stakeholder peduli dengan Kabupaten Sintang dan daerah lainnya. 


Semuanya berusaha agar banjir ini segera selesai dan di masa yang akan datang tidak terjadi lagi.


“Banjir ini menjadi peringatan bagi kita, agar ke depan dalam mengelola lingkungan dengan baik. Tanah dan air harus kita pelihara,” tegasnya. [Democrazy/kmpr]