Puan Mendadak Hobi Blusukan, Pengamat: Itu Cara Dia Meyakinkan PDIP Agar Diusung Capres 2024 | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 13 November 2021

Puan Mendadak Hobi Blusukan, Pengamat: Itu Cara Dia Meyakinkan PDIP Agar Diusung Capres 2024

Puan Mendadak Hobi Blusukan, Pengamat: Itu Cara Dia Meyakinkan PDIP Agar Diusung Capres 2024

Puan Mendadak Hobi Blusukan, Pengamat: Itu Cara Dia Meyakinkan PDIP Agar Diusung Capres 2024

DEMOCRAZY.ID - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menilai Puan Maharani terlihat berupaya meyakinkan PDI Perjuangan agar diusung sebagai calon presiden 2024.


Dedi mengatakan hal itu nampak dari sejumlah kegiatan blusukan yang dilakukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat tersebut belakangan ini. 


“Terlebih Megawati sendiri pernah memberi perintah agar kader segera merapat pada rakyat. Inilah implementasi perintah itu,” kata Dedi, Sabtu, 13 November 2021.


Salah satu kegiatan yang dilakukan Puan adalah menanam padi di tengah hujan bersama petani di Yogyakarta, pada Kamis lalu. 


Meski hujan deras mengguyur, Puan turun ke sawah untuk menanam padi  bersama sejumlah petani perempuan di tengah lahan pertanian seluas 6 hektare.


Tak hanya menanam padi, Puan juga mendatangi pedagang angkringan dan memborong makanan yang dijajakan sang penjual. 


Puan juga memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Yogyakarta dan mengajak generasi muda agar memperkuat nilai-nilai kebangsaan kita.


Selain Yogyakarta, Puan memanen padi bersama petani di Banyuwangi, Jawa Timur. 


Ia mendorong kegiatan pertanian dijadikan salah satu bentuk pariwisata. 


Putri dari Presiden kelima Megawati Soekarnoputri itu juga mengunjungi kawasan Kampung Mandar, Pantai Boom Marina untuk meninjau vaksinasi dan berdialog dengan nelayan setempat.


Menurut Dedi, PDI Perjuangan sendiri juga terlihat punya kecenderungan untuk mengusung Puan Maharani dibandingkan tokoh lain. 


Alasannya, ia menyebutkan karena Puan adalah kader elite, berada di struktur pusat dan memiliki posisi strategis sebagai Ketua DPR. 


“Ini memungkinkan Puan untuk menjangkau pemilih secara nasional,” ujarnya.


Alasan berikutnya adalah mengukur elektabilitas Puan tidak dapat berdiri sendiri. 


Tetapi, harus melihat elektabilitas PDIP di mana kader atau pemilih partai banteng tersebut merupakan pemilih paling loyal dibanding partai lain. 


Artinya, kata Dedi, siapapun yang diusung PDIP, besar kemungkinan mendapat suara mayoritas kader. [Democrazy/tmp]