Breaking

logo

30 November 2021

Prabowo Bakal Diundang ke Reuni 212? Begini Kata Ketua Panitia

Prabowo Bakal Diundang ke Reuni 212? Begini Kata Ketua Panitia

Prabowo Bakal Diundang ke Reuni 212? Begini Kata Ketua Panitia

DEMOCRAZY.ID - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dikabarkan masuk ke dalam daftar tokoh yang akan diundang ke acara reuni 212.


Menurut Ketua Panitia Reuni 212, Eka Jaya saat ini pihaknya memang sedang mencoba mengundang Prabowo untuk hadir.


Namun, belum dapat dipastikan apakah Prabowo benar hadir atau tidak nantinya karena masih harus menunggu konfirmasi terlebih dahulu.


“Insha Allah,” ucap Eka Jaya pada Selasa (30/11/2021).


Bukan hanya Prabowo, Eka menyebut masih akan ada beberapa tokoh penting lainnya yang akan diundang ke acara reuni 212.


Bahkan rencananya beberapa pihak dari pemerintah pusat juga akan diundang ke acara reuni tersebut.


“Kami berniat mengundang semua tokoh, baik tokoh agama atau tokoh nasional, bahkan pemerintah pusat," ujar Eka.


Selain itu Eka mengonfirmasi juga bahwa bahwa rencanaya acara reuni 212 akan berlangsung di Patung Kuda, Jakarta Pusat.


Sementara itu, Polri mengimbau agar masyarakat untuk bijak mengelar acara akbar di tengah situasi pandemi Covid-19.


Hal itu diungkapkan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, pada Senin (29//11/2021).


Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang banyak mengumpulkan orang cenderung akan menjadi klaster baru Covid-19.


"Lebih baik dihindari dengan situasi pandemi. Sehingga betul-betul situasi yang sudah baik saat ini, penanganan Covid-19 sudah berjalan secara positif ini bisa kita pertahankan," ungkap Brigjen Rusdi, dikutip dari PMJ News, Senin (29/11/2021).


Diketahui, hingga kini Polri juga belum memberikan izin. Kepolisian masih menunggu surat rekomendasi dari pengelola Masdjid Az Zikra dan Satgas Penanganan Covid-19.


"Sebelum mengeluarkan suatu izin keramaian, Polri harus meminta rekomendasi dari berbagai pihak seperti pemilik tempat dan tentunya rekomendasi dari Satgas Covid-19," tuturnya. [Democrazy/poskota]