Ngeri! Jokowi Berani Semprot Joe Biden: Negara Gede Jangan Cuma Ngomong Doang! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 23 November 2021

Ngeri! Jokowi Berani Semprot Joe Biden: Negara Gede Jangan Cuma Ngomong Doang!

Ngeri! Jokowi Berani Semprot Joe Biden: Negara Gede Jangan Cuma Ngomong Doang!

Ngeri! Jokowi Berani Semprot Joe Biden: Negara Gede Jangan Cuma Ngomong Doang!

DEMOCRAZY.ID - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menceritakan pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Italia pada bulan Oktober 2021.


Salah satu isu yang dibahas pada pertemuan itu adalah kebutuhan transisi energi dari penggunaan energi fosil ke energi hijau yang lebih ramah lingkungan demi mengendalikan perubahan iklim.


Jokowi menuturkan, transisi ke penggunaan energi hijau akan diterapkan Indonesia walaupun, saat ini, penggunaan energi fosil masih dominan.


Oleh karena itu, Jokowi meminta agar perencanaan yang mendetail terkait penggunaan energi hijau disiapkan dari sekarang.


"Rentang waktu yang masih ada ini gunakan sebaik-baiknya untuk memperkuat fondasi menuju ke transisi tadi. Dan memang ini untuk kepentingan yang lebih baik, untuk anak-cucu kita," kata Jokowi saat memberi pengarahan kepada Komisaris dan Direksi PLN dan Pertamina yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden pada 16 November 2021.


"Tugas saudara-saudara untuk mencari teknologi, yang paling murah yang mana. Dan ini adalah kerja cepat-cepatan, siapa yang mengambil peran secepatnya, itu yang akan mendapatkan keuntungan," ucap Jokowi.


Di sisi lain, Jokowi menyoroti mahalnya ongkos untuk memenuhi kebutuhan penggunaan energi hijau. 


"Memang ada gap karena yang ini (fosil) murah, yang ini (hijau) agak mahal. Gap ini gimana caranya menyelesaikan," kata Jokowi.


Jokowi bahkan menyampaikan langsung masalah gap harga ini kepada Joe Biden saat pertemuan di G20.


"Negara-negara gede jangan hanya bicara saja tapi ini ada problem, gap ini siapa yang nanggung. Siapa yang menyelesaikan. Kalau negara berkembang gak mungkin nyuruh-nyuruh, gak bisa kita. Saya sampaikan kepadanya," kata Jokowi.


Jokowi mengatakan, jika Indonesia tak segera mempersiapkan transisi energi, negara-negara besar akan menekan.


"Jangan berinvestasi di Indonesia karena masih gunakan (energi) fosil, nekennya mesti kayak gitu," ujar Jokowi. [Democrazy/pkry]