-->

Breaking

logo

28 November 2021

Netizen Desak Gus Yaqut Dipecat: Mukanya Jelek, Gendut, Tidak Bisa Bahasa Arab

Netizen Desak Gus Yaqut Dipecat: Mukanya Jelek, Gendut, Tidak Bisa Bahasa Arab

Netizen Desak Gus Yaqut Dipecat: Mukanya Jelek, Gendut, Tidak Bisa Bahasa Arab

DEMOCRAZY.ID - Seorang netizen pengguna media sosial mendesak Menteri Agama Gus Yaqut segera dipecat. 


Tak hanya itu, ia bahkan melontarkan sindiran bernada hinaan terhadap mantan Panglima Banser itu. 


Adapun netizen yang mendesak Gus Yaqut dipecat dari jabatan menteri agama itu yakni pengguna Twitter, Maemunah_Azza. 


Lewat narasi cuitannya, Minggu 28 November 2021, netizen itu awalnya mengaku setuju apabila Gus Yaqut dipecat dari jabatan Menteri Agama RI.


“Saya sangat setuju kalo Menteri Agama di pecat,” cuit netizen Maemunah_Azza. 


Lebih lanjut, ia pun melontarkan hinaan terhadap Gus Yaqut. Menurutnya, mantan aktivis GP Ansor tersebut berwajah jelek dan gendut.


Tak hanya itu, ia juga menyebut Gus Yaqut tak bisa berbahasa Arab dan kebijakanmya selalu menuai kontroversi dari umat Islam di Tanah Air. 


“Udah muka nya jelek, gendut, gak bisa bahasa Arab dan kebijakan nya selalu kontroversial terhadap umat Islam yang sesuai syariat,” tuturnya. 


Dalam cuitannya itu, netizen tersebut juga membagikan sebuah foto editan tangkapan layar artikel pemberitaan berjudul ‘Sumanto: Yang Enak Dimakan Itu Mayat Seperti Menteri Agama’.


Terkait judul pemberitaan itu, netizen Maemunah_Azza pun menyebut bahwa Gus Yaqut dapat salam dari Sumanto. 


“Buat YaqutCQoumas, dapat salam tuh dari Sumanto,” kata si netizen. 


Netizen Desak Gus Yaqut Dipecat: Mukanya Jelek, Gendut, Tidak Bisa Bahasa Arab


Sebelumnya, netizen Maemunah_Azza lewat cuitannya juga melontarkan sindiran terhadap Gus Yaqut. 


Ia menyebut Yaqut tidak bisa bahasa Arab. 


“Jadi si YaqutCQoumas gak bisa bahasa Arab,” ungkapnya. 


Lantaran hal itu, netizen tersebut menduga Gus Yaqut juga belum khatam Alquran. 


Menurutnya, itulah cerminan dari Islam Nusantara. 


“Jangan jangan Al-Qur’an juga belum Khatam… Yah, begitulah Islam Nusantara,” ujarnya. [Democrazy/terkini]