Nadiem Makarim Legalkan Seks Bebas di Kampus, Gus Nur: Pak Jokowi Mundur, Masalah Selesai! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 11 November 2021

Nadiem Makarim Legalkan Seks Bebas di Kampus, Gus Nur: Pak Jokowi Mundur, Masalah Selesai!

Nadiem Makarim Legalkan Seks Bebas di Kampus, Gus Nur: Pak Jokowi Mundur, Masalah Selesai!

Nadiem Makarim Legalkan Seks Bebas di Kampus, Gus Nur: Pak Jokowi Mundur, Masalah Selesai!

DEMOCRAZY.ID - Mengenai isu Permendikbudristek, membuat Menteri Nadiem Makarim dianggap legalkan seks bebas di kampus hingga mendapat kecaman.


Kini tengah menjadi isu hangat Permendikbudristek nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.


Kritik kemudian datang dari berbagai ormas, karena dinilai bermasalah dari sisi formal dan material.


Salah satunya adalah adanya pasal yang dianggap melegalkan seks bebas di kampus.


Dilansir Kabar Besuki dari YouTube GUS NUR 13 OFFICIAL, Terkait hal itu, sosok pendakwah Sugik Nur Raharja alias Gus Nur angkat bicara.


Dalam konferensi pers yang dihadirinya, ia mengungkapkan penolakan kerasnya terhadap Permen yang dikeluarkan Nadiem Makarim.


Menurut Sugik Nur Raharja, dia tidak merasa aneh dengan kebijakan yang dikeluarkannya, termasuk rezim ini.


Karena Sugik Nur Raharja berharap Tuhan segera mengeksekusi alam atas perbuatannya.


Sugik Nur Raharja kemudian mencoba memperjelas bahwa kebijakan Nadiem itu adalah cerminan keadaan rezim Jokowi.


Karena mereka selalu melakukan kesalahan yang hanya membuat orang sengsara.


“Pak Jokowi mundur itu yang bener. Kalau dia selesai, hilang menteri-menteri bi*dab itu. Mau ganti menteri pendidikan berapapun selama rezimnya ini akan sama saja sama,” kata Sugik Nur Raharja.


Sugik Nur Raharja merasa heran jika ada yang meminta Jokowi memecat Nadiem Makarim.


Karena Jokowi satu bundel dengannya. Solusinya, menurut dia, adalah segera mengakhiri rezim ini dan juga mengganti sistem negara. [Democrazy/kabes]