-->

Breaking

logo

Selasa, 30 November 2021

Mengganas! KKB OPM Kembali Berulah, Anggota TNI AD Ditembak di Dada

Mengganas! KKB OPM Kembali Berulah, Anggota TNI AD Ditembak di Dada

Mengganas! KKB OPM Kembali Berulah, Anggota TNI AD Ditembak di Dada

DEMOCRAZY.ID - Kelakuan makin mengganas, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah. 


Terbaru, diketahui bahwa kelompok tersebut melepaskan tembakan di dada kepada salah satu anggota TNI AD Satuan Taipur. 


Adapun anggota TNI AD yang menjadi korban bernama Pratu Rahman Hakim yang tertembak di Distrik Suru-suru, Yahukimo Papua. 


Dilansir dari iNews pada Selasa, 30 November 2021, kontak tembak terjadi saat dilakukan pergeseran pasukan menuju Distrik Suru-suru dengan menggunakan dua helikopter. 


Untuk pergeseran yang menggunakan heli Caracal sebanyak 10 orang personel Timsus Taipur Dpp Sertu Eko Budi (Wadantim 2). 


Sedangkan dengan heli Belt 412 sebanyak6 orang personel Timsus Taipur Dpp Letda Inf Helmi A (Dantim 1). 


Kedua heli yang telah mendarat di Landasan Bandara Suru-suru ternyata telah dikepung oleh 3 anggota OPM yang terpantau melakukan tembakan dari ujung landasan Bandara. 


Akibat kontak tembak TNI tersebut, Pratu Rahman Hakim terkena peluru panas di dada sebelah kanan. 


Diinformasikan bahwa Pratu Raham Hakim rencananya akan di evakusi ke Timika menunggu helikopter dari Timika. 


Kepala Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih, Kolonel Reza Nur Patria, saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI) membenarkan terjadinya kontak tembak di Landasan Bandara Suru-suru, Yahukimo, Papua. 


Klaim Tembak Mati 9 Aparat, KKB Papua: TNI-Polri Negara Teroris Indonesia Harus Mati!


Mengganas! KKB OPM Kembali Berulah, Anggota TNI AD Ditembak di Dada

Kelompok Kriminal Besenjata (KKB) yang tergabung dalam Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim berhasil tewaskan sembilan aparat TNI dan Polri.


Hal tersebut disampaikan dalam siaran persnya, pada Selasa, 30 November 2021. 


Pihak memastikan telah menembak sejumlah aparat TNI-Polri.


Adapun rinciannya, pihak KKB telah menembak empat prajurit TNI. Laporan itu diterima Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM dari Panglima Kodap III Ndugama, Bridgen Egianus Kogeya.


Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, kontak senjata antara tentara pembebasan nasional dengan TNI terjadi di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu (20/11/2021). 


Dalam pertempuran itu, pasukan TPNPB-OPM mengklaim telah menembak empat prajurit TNI hingga tewas.


“Kemudian empat orang anggota lainnya TNI-Polri dari negara teroris Indonesia ditembak mati di kampung Suru-Suru,” kata Sebby.


Kemudian pada Kamis (25/11/2021), pasukan TPNPB-OPM kembali terlibat kontak senjata di distrik yang sama. Sebby mengatakan, satu prajurit TNI kembali ditembak dalam kontak senjata tersebut.


“Pada Kamis 25 November 2021 di Suru-Suru, kembali menembak satu anggota TNI,” sambungnya.


Berlanjut pada Sabtu (27/11/2021), pasukan TNI, kata Sebby, dengan menggunakan dua unit helikopter menuju Suru-Suru dari arah Nduga. 


Sebby mengatakan, tujuan dikerahkan dua unit helikopter itu guna mengevakuasi prajurit yang tertembak pada tanggal 20 dan 25 November 2021 lalu.


Sebby mengatakan, saat itu pasukan TNI turut menembak dari atas udara. 


Tidak hanya siraman peluru, granat juga diarahkan ke pasukan TPNPB-OPM.


“Dari udara Indonesia menembak ke darat dengan siraman peluru, granat, bom. Namun, pihak TPNPB kodap III Derakma NDUGAMA tidak kena,” papar Sebby. [Democrazy/terkini]