Megawati Disalahkan Gegara Stafsus BPIP Romo Benny Singgung MUI Soal Radikalisme | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 23 November 2021

Megawati Disalahkan Gegara Stafsus BPIP Romo Benny Singgung MUI Soal Radikalisme

Megawati Disalahkan Gegara Stafsus BPIP Romo Benny Singgung MUI Soal Radikalisme

Megawati Disalahkan Gegara Stafsus BPIP Romo Benny Singgung MUI Soal Radikalisme

DEMOCRAZY.ID - Staf Khusus (Stafsus) Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Benny Susetyo kini tengah menjadi perbincangan publik usai ikut campur terkait Majelis Ulama Indonesia (MUI).


Romo Benny diketahui membagikan video berjudul "MUI Harus Berbenah, Jangan Jadi Sarang Kelompok Radikal" melalui akun media sosialnya pada Sabtu, 20 November 2021 lalu.


Menanggapi hal tersebut, Pengamat politik Rocky Gerung menilai bahwa sikap Romo Benny bukan hanya tabu, tetapi memang seharusnya tidak dilakukan.


Rocky Gerung mengatakan, Romo Benny adalah aktivis yang ketagihan politik. Menurut Rocky, seharusnya Pastor berusia 53 tahun itu cukup menjadi pengamat, bukan aktor politik.


Bahkan, mantan Dosen Filsafat Universitas Indonesia itu menyebut bahwa apa yang dilakukan Romo Benny telah merusak tatanan yang sedang dibangun seperti ketegangan etnis, rasial, dan agama.


"Seharusnya orang seperti Benny itu jadi pemantau saja, bukan jadi aktor. Apalagi sekarang dia ada di BPIP yang seharusnya menonton bangsa ini yang menyehatkan secara ideologi," kata Rocky Gerung, dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Selasa, 23 November 2021.


"Sekarang dia bikin kekacauan dan merusak tatanan yang sebetulnya sedang dibangun. Ketegangan etnis, ketegangan rasial, ketegangan agama tetap berlangsung karena Presiden Jokowi tidak mampu untuk menghasilkan persaudaraan berbasis warga negara. Romo Benny juga nambahin itu jadinya kan," sambungnya.


Dia menilai BPIP hanya dibuat untuk menggaji orang-orang yang tidak bermutu. Karenanya menurut Rocky, BPIP lah yang seharusnya dibubarkan, bukan MUI.


Rocky mengatakan, Romo Benny tidak mampu menciptakan narasi yang tidak bersifat politis.


Salah seorang pendiri Setara Institute itu mengatakan bahwa akibat sikap Romo Benny, kini masyarakat menduga ada kekuatan semi intelijen di belakang BPIP untuk menyusupkan pikiran-pikiran yang kontroversial.


Karena itu, Rocky menyarankan agar Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP segera memecat anak buahnya itu.


"Seharusnya 24 jam setelah skandal ini, Ibu Mega sebagai Pembina, Pengarah sudah harus pecat supaya redam keadaan," tegasnya.


Rocky menilai, Megawati Soekarnoputri tak memiliki sense atau nalar terkait hal ini.


"Ibu Mega nggak punya sense untuk melihat ini berbahaya. Bukan hanya berbahaya, norak. Komentar begituan dungu," pungkasnya. [Democrazy/pkry]