Kata NasDem: Pak Jokowi Piawai Memimpin, Dihormati di Luar Negeri Tapi Dicaci Maki Bangsa Sendiri | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 11 November 2021

Kata NasDem: Pak Jokowi Piawai Memimpin, Dihormati di Luar Negeri Tapi Dicaci Maki Bangsa Sendiri

Kata NasDem: Pak Jokowi Piawai Memimpin, Dihormati di Luar Negeri Tapi Dicaci Maki Bangsa Sendiri

Kata NasDem: Pak Jokowi Piawai Memimpin, Dihormati di Luar Negeri Tapi Dicaci Maki Bangsa Sendiri

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato memperingati HUT ke-10 Partai NasDem, Kamis, 11 November hari ini. 


Berkat kepiawaian inilah, Jokowi banjir pujian dari pimpinan di luar negeri.


Sayangnya, menurut Surya Paloh, meski dipandang berhasil memanajemen krisis oleh pemimpin luar negeri, Jokowi tak lepas dari kritik bahkan caci maki yang datang dari bangsa sendiri.


Hebatnya, Jokowi dengan rendah hati menerima itu semua. 


"Bahwasanya di tengah-tengah kesulitan seluruh bangsa-bangsa yang ada di permukaan bumi, seluruh kepala pemerintahan yang ada pada setiap negara menghadapi krisis, menimbulkan implikasi yang ada tetapi Indonesia yang kita miliki kita bersyukur, sekali lagi di bawah kepemimpinan begitu piawai, dengan segala kerendahan hati, terbuka mau menerima masukan, mau menerima kritik, mau menerima bahkan caci maki. Bangsa ini, hari ini bisa berdiri secara tegak dan mendapatkan apresiasi dari pada bangsa-bangsa lain," ucap Surya Paloh disambut tepuk tangan para hadirin, disaksikan melalui Youtube NasDem TV, Kamis, 11 Oktober.


Berkat kepiawaian menjaga stabilitas nasional di tengah masa krisis inilah, Jokowi, secara langsung telah memberikan implikasi pada peran dan eksistensi partai, termasuk ke NasDem.


Oleh karena itu, ada dua hal yang perlu dikawal NasDem ke depan. 


Pertama, konsisten mengawal jalannya administrasi pemerintahan agar berjalan tetap efektif sampai akhir masa jabatan.


Selanjutnya adalah mempersiapkan kesinambungan kepemimpinan yang akan datang. 


Di konteks ini, Surya Paloh berandai-andai, jika konstitusi tidak membatasi masa jabatan seorang presiden, tentu seluruh kader NasDem sudah tahu siapa yang akan dicalonkan kembali.


"Kalau saja konstitusi kita tidak membatasi masa jabatan presiden itu hanya dua kali saya tidak perlu lagi menjawab pertanyaan para kader partai ini, siapa calon presiden kita ke depan sesudah Jokowi,"


"Kenapa sih iramanya sama, dari atas sampai ke bawah, dari pimpinan sampai kader yang paling terendah. Jawabannya satu, ya pasti Jokowi kembali," tegas Surya Paloh.


Hanya, baik Jokowi maupun NasDem memiliki komitmen maupun moralitas yang sama untuk menghargai konstitusi.


Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan HUT ke-10 Partai NasDem di Gedung Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jakarta hari ini. 


Berdasarkan tayangan langsung di kanal Youtube NasDem TV Presiden tampak hadir di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. 


Presiden mengenakan batik berwarna coklat dan bawahan celana hitam, memasuki ruang acara didampingi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Presiden dijadwalkan untuk menyampaikan arahannya dalam acara tersebut. [Democrazy/voi]