KSAD Dudung: Cintai Rakyat Papua Selayaknya Mencintai Diri Sendiri | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 26 November 2021

KSAD Dudung: Cintai Rakyat Papua Selayaknya Mencintai Diri Sendiri

KSAD Dudung: Cintai Rakyat Papua Selayaknya Mencintai Diri Sendiri

KSAD Dudung: Cintai Rakyat Papua Selayaknya Mencintai Diri Sendiri

DEMOCRAZY.ID - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta prajurit TNI AD yang bertugas di Bumi Cendrawasih untuk mencintai masyarakat Papua. 


Hal itu disampaikan Dudung saat memberikan arahan kepada prajurit TNI AD di Markas Kodam XIV/Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/11/2021) sore. 


"Cintai masyarakat Papua seperti layaknya kita mencintai diri sendiri dengan segala macam keterbatasan, TNI harus hadir seperti yang tertuang dalam salah satu perintah harian KSAD, apa pun yang menjadi kebutuhan rakyat kita harus tahu," ujar Dudung dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Kamis.


Dudung mengingatkan, prajurit yang bertugas di Papua agar selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat Papua. 


Ia meminta supaya prajurit jangan sekali-sekali segan untuk turun membantu mengatasi masalah yang timbul. 


"Prajurit TNI AD harus selalu hadir di tengah masyarakat sekecil apa pun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi terhadap kesulitan rakyat sehingga menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan rakyat terhadap TNI AD," ucap Dudung.


Sebelumnya, Dudung berkunjung ke Markas Kodam XVII/Cenderawasih di Jayapura, Papua, Selasa (23/11/2021). 


Selanjutnya, pada Kamis (25/11/2021) pagi, Dudung memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI AD di Kodam XVIII/Kasuari.


Rangkaian kunjungan dan pengarahan ini merupakan janji Dudung saat dia dilantik menjadi KSAD oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021).


"Ini adalah salah satu angan-angan saya apabila saya menjabat, saya akan melihat daerah operasi dan juga ingin tahu bagaimana kesulitan prajurit, bagaimana hambatan prajurit, bagaimana tantangan di lapangan," terang mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) tersebut. [Democrazy/kmp]