Jenderal Andika Itu Tentara Biasa Saja, Tak Punya Visi Besar! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 09 November 2021

Jenderal Andika Itu Tentara Biasa Saja, Tak Punya Visi Besar!

Jenderal Andika Itu Tentara Biasa Saja, Tak Punya Visi Besar!
Jenderal Andika Itu Tentara Biasa Saja, Tak Punya Visi Besar!

DEMOCRAZY.ID - Parlemen telah menyetujui Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. 


Selangkah lagi, menantu Jenderal Purnawirawan Hendropriyono itu resmi Panglima TNI, tinggal dilantik Presiden Jokowi saja. 


Jenderal Andika dinilai tentara biasa saja, nggak istimewa.


Dilihat-lihat Jenderal Andika dinilai tidak punya visi besar ketahanan dan pertahanan negara. 


Jadi aslinya Jenderal Andika itu tentara biasa saja, yang membuat namanya jadi besar ya karena dia menantu Hendropriyono. Penasaran bagaimana analisisnya?


Jenderal Andika Tentara Biasa


Direktur Eksekutif Nusantara Centre, Yudhie Haryono menilai Jenderal Andika tak punya gagasan besar untuk ketahanan dan pertahanan negara. 


Yudhie nyaris nggak pernah dengar tuh ide besar apa yang disampaikan Andika sebagai elite TNI.


“Dia tak pernah bicara soal currency war, proxy war, konflik di Natuna, bagaimana mengantisipasi perang global, juga bagaimana mengantisipasi perang pangan,” ujar Yudhie, Selasa 9 November 2021.


Dengan demikian, bagi Yudhie, Jenderal Andika itu cuma tentara biasa saja. Namanya besar karena dia menantu Jenderal Hendropriyono.


Yudhie pun menilai Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Yudo Margono yang merupakan pesaing Andika dalam bursa Panglima TNI, kualitasnya sama saja. Sama-sama nggak punya visi besar soal ketahanan negara.


“Kita ini defisit bintang empat atau serdadu yang ngerti soal konstelasi global. Andai mereka mengerti pun, kita nggak tahu. Bagaimana bisa tahu lha mereka saja nggak pernah ekspos ide gagasan mereka,” jelas Yudhie.


Padahal menurut Yudhie, tantangan dan ancaman ketahanan dan pertahanan negara itu begitu nyata. TNI jelas sangat berkepentingan dalam area ini.


Misalnya saat ini dunia sedang menghadapi ancaman pangan dan sumber daya alam. 


Tapi sayangnya, Panglima TNI entah bagaimana visinya nggak jelas, mau ngapain dengan ancaman tersebut.


Indonesia juga mengalami perang narkoba luar biasa, Panglima TNI pun nggak jelas mau ngapain dengan ngerinya jaringan narkoba.


“Terus ada invasi TKA jutaan yang masuk ke RI, tapi mau ngapian kita nggak jelas. Padahal itu jelas wilayah ketahanan pertahanan keamanan, mestinya Panglima TNI warning ke masyarakkaat dan Presiden,mestinya sih,” ujarnya.


Jenderal Andika Disiapkan Jadi Capres?


Soal agenda politik menempatkan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI, Yudhie menilai tidak ada kepentingan lain selain balas jasa Jokowi kepada Hendropriyono.


Mengapa? sebab dengan kontribusi Hendro pula, Jokowi akhirnya bisa menjadi presiden dua periode.


“Kepentingan politiknya cuma keluarga saja. Jadi Hendropriyono kan berjasa menjadikan Jokowi jadi presiden. Jadi cuma balas jasa saja ke Hendro, itu saja,” katanya. [Democrazy/hops]