-->

Breaking

logo

29 November 2021

Guntur Romli: Saya Menolak Reuni 212 Digelar di Jakarta

Guntur Romli: Saya Menolak Reuni 212 Digelar di Jakarta

Guntur Romli: Saya Menolak Reuni 212 Digelar di Jakarta

DEMOCRAZY.ID - Kabar rencana reuni 212 yang akan dilaksanakan di DKI Jakarta pada Desember nanti semakin berembus kencang.


Namun, rencana itu tampaknya mendapat penolakan dari sebagian masyarakat. 


Salah satunya aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Mohamad Guntur Romli.


Guntur Romli dengan tegas menolak aksi reuni 212 di tempat umum di Ibu Kota.


Hal tersebut disampaikannya melalui akun Twitter  @GunRomli pada Senin, 29 November 2021.


Sebagai warga Jakarta Gun Romli menolak jika reuni 212 digelar di tempat umum.


"Kalau reuni 212 digelar di tempat umum di Jakarta, sbg warga Jakarta saya mengajukan keberatan & penolakan," cuitnya.


Namun ia takkan keberatan jika reuni 212 digelar di rumah pribadi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


"Tp kalau mau digelar di rumah pribadi @aniesbaswedan ya silakan, mau 13 kali tiap hari gelar reuni di rumah Anies ya silakan silakan saja..." sambungnya.


Diketahui Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana  menggelar reuni pada Kamis 2 Desember 2021.


PA 212 mengatakan Reuni 212 akan dipusatkan di Patung Kuda, Jakarta Pusat dengan dihadiri jutaan umat.


Polda Metro Jaya sendiri hingga saat ini belum memberi izin keramaian.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar E. Zulpan mengatakan izin belum diberikan lantaran pihak panitia belum memenuhi persyaratan administrasi.


Salah satunya rekomendasi dari Satgas Covid-19, lantaran pandemi masih belum berakhir.


Sebagai informasi, Panitia Reuni Aksi 212, Eka Jaya menjelaskan kegiatan akan dilakukan dengan format aksi massa.


Kegiatan ini mungkin untuk dilakukan, karena DKI Jakarta sudah memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1.


Hingga kini Eka belum dapat memastikan estimasi massa yang akan hadir. Namun dia memprediksi massa akan mencapai jutaan. [Democrazy/galamed]