Disinggung Soal Capres 2024, Erick Thohir Yakin Tidak Akan Menang | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 24 November 2021

Disinggung Soal Capres 2024, Erick Thohir Yakin Tidak Akan Menang

Disinggung Soal Capres 2024, Erick Thohir Yakin Tidak Akan Menang

Disinggung Soal Capres 2024, Erick Thohir Yakin Tidak Akan Menang

DEMOCRAZY.ID - Menteri BUMN Erick Thohir yakin tidak menang jika mencalonkan diri sebagai Capres di Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Erick Thohir ketika diundang sebagai bintang tamu di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored pada Senin, 22 November 2021.

 

Hal tersebut bermula ketika Akbar Faizal menampilkan foto sebuah acara deklarasi dukungan dan terdapat gambar Erick Thohir yang disandingkan dengan politisi Bahlil Lahadalia.

 

Erick Thohir mengungkapkan akan menerima kekalahan jika dia bersama Bahlil Lahadalia maju mencalonkan diri sebagai pasangan Capres dan Cawapres pada 2024 mendatang.

 

"Sekarang, abang sebagai orang politik kalau ini berdua running kalah atau menang? Kalah," ungkap Erick Thohir yang dikutip dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored pada Rabu, 24 November 2021.

 

Erick Thohir yakin 10 tahun ke depan pemilih Presiden masih sangat kental kesukuannya.

 

Oleh karena itu, dia yakin tidak akan menang jika mencalonkan diri sebagai Capres pada pemilu 2024 mendatang.

 

"Loh, nggak ada orang Jawa, satu orang Sumatra setengah Jawa Barat, yang satu orang Papua, votingnya sedikit," kata Erick Thohir.

 

"10 tahun ke depan pasti pemilih emosional kesukuan masih tinggi, pasti," sambungnya.

 

Kemudian, Akbar Faizal menyatakan bahwa elektabilitas Erick Thohir saat ini sudah muncul di ruang publik.

 

Mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan tersebut mengatakan hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar.

 

"Ketika ada menteri kinerja terbaik atau baik, dia pasti akan dilihat oh calon Presiden dari Menteri, calon Presiden dari Gubernur," kata Erick Thohir.

 

Akan tetapi, menteri BUMN tersebut mengatakan pembicaraan terkait calon presiden saat ini masih terlalu dini.

 

Erick mengatakan Indonesia saat ini sedang menghadapi tiga masalah yang akan terjadi.

 

"Pasti kan itu publik, tetapi percayalah Bang, hari ini bicara beginian terlalu dini," ucap Erick.

 

"Kenapa, hari ini yang tadi saya bilang Bang, kita ada tiga tekanan yang akan terjadi, satu globalisasi, disrupsi digital, dan kesehatan," lanjutnya.

 

Oleh karena itu, Erick juga meminta untuk tidak memikirkan 'libido' politik dan fokus terhadap penanganan pandemi Covid-19.

 

Bahkan dia juga menyinggung kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru (Nataru).

 

"Hari ini di banyak negara, Jerman minta tolong Italia untuk rumah sakit. Di kala pandemi seperti ini kita mikirin 'libido' yang seperti itu ya jangan dulu lah," ujar Erick Thohir.

 

"Lihat Nataru, lolos gak? Gitu loh. Ekonomi lagi recover, saya lagi megang beban sepertiga ekonomi ini harus ditransformasi," sambung Erick Thohir. [Democrazy/pkry]