DPR Sentil Menteri Sibuk Ngurusin Pencapresan hingga Wajahnya Nampang di ATM Bank, Siapa Sih? | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 10 November 2021

DPR Sentil Menteri Sibuk Ngurusin Pencapresan hingga Wajahnya Nampang di ATM Bank, Siapa Sih?

DPR Sentil Menteri Sibuk Ngurusin Pencapresan hingga Wajahnya Nampang di ATM Bank, Siapa Sih?

DPR Sentil Menteri Sibuk Ngurusin Pencapresan hingga Wajahnya Nampang di ATM Bank, Siapa Sih?

DEMOCRAZY.ID - Sejumlah menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) disindir karena terlalu sibuk mengurusi pencapresan. 


Ada menteri yang wajahnya disebut nampang di ATM bank.


Sindiran menteri nampang di ATM bank Himbara disampaikan Ketua DPP PDIP Said Abdullah. 


Said Abdullah menyebut urusan capres membuat para menteri menomorduakan tugas utamanya serta menyebabkan konflik kepentingan.


"Misalnya saja saya menemukan konflik kepentingan, seorang menteri bidang ekonomi memasang video dirinya di layar ATM bank Himbara, saya kira ini tidak elok," kata Said kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).


Said Abdullah menyebut harusnya wajah Presiden Jokowi yang dipajang di ATM bank Himbara. 


Jika seorang menteri yang nampang, dia menyebut itu sarat konflik kepentingan.


"Sudah sepantasnya bila yang dipasang di layar ATM adalah Presiden Joko Widodo, bukan dirinya. Sebab, dia hanya pembantu presiden. Ini sekadar contoh kecil konflik kepentingan itu," ujar Said.


Ketua Badan Anggaran DPR ini menekankan pada saat dilantik oleh Presiden Jokowi, para menteri bersumpah untuk menjalankan tugas. 


Dia menyebut tugas menteri sebagai pembantu presiden tidaklah mudah, terlebih mengenai pemulihan ekonomi saat pandemi Corona.


Lalu, siapa menteri urusan ekonomi yang disindir Said Abdullah ini? Adapun para menteri yang mengurusi ekonomi negara adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut BInsar Pandjaitan.


PPP menegaskan Suharso Monoarfa tidak mengurusi pencapresan. Kader PPP lah yang bergerak menaikkan elektoral Suharso. 


Sedangkan Ketua DPP Golkar Dave Laksono membela elite partai mereka yakni Airlangga dan Agus Gumiwang dengan menyatakan keduanya sudah menjalankan tugas dengan baik.


Sementara itu, juru bicara Luhut, Jodi Mahardi menegaskan Luhut tak pernah cawe-cawe urusan pilpres. Luhut fokus bekerja sebagai Menko Marinves.


Beberapa waktu lalu, foto dan video Menteri BUMN Erick Thohir sempat tampil di ATM bank BUMN. Erick mensosialisasikan nilai BUMN yakni AKHLAK. 


Terkait sindiran Said Abdullah, stafsus Erick Thohir, Arya Sinulingga sudah dihubungi namun belum merespons. [Democrazy/dtk]