Brigjen M Zamroni dan Anggita Pasaribu Ketiban Sial, Sahabat Ahok Ogah Bantu: Buat Apa Saya Repot-repot Ngurusin | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 24 November 2021

Brigjen M Zamroni dan Anggita Pasaribu Ketiban Sial, Sahabat Ahok Ogah Bantu: Buat Apa Saya Repot-repot Ngurusin

Brigjen M Zamroni dan Anggita Pasaribu Ketiban Sial, Sahabat Ahok Ogah Bantu: Buat Apa Saya Repot-repot Ngurusin

Brigjen M Zamroni dan Anggita Pasaribu Ketiban Sial, Sahabat Ahok Ogah Bantu: Buat Apa Saya Repot-repot Ngurusin

DEMOCRAZY.ID - Brigjen M Zamroni dan istrinya, Anggita Pasaribu alias Rindu, sepertinya ketiban sial karena terlibat cekcok dengan Arteria Dahlan.


Pasalnya, usai cekcok itu, Brigjen M Zamroni dan Anggita Pasaribu akan menghadapi serangkaian pemeriksaan.


Bisa jadi, Brigjen M Zamroni akan menerima konsekuensi atas kelakuan Anggita Pasaribu, istrinya sendiri.


Identitas keduanya itu pun terungkap dalam sesi wawancara Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, pada Selasa (23/11/2021).


Prasetyo menceritakan, saat itu telepon selularnya ditelepon oleh nomor tak dikenal pada Minggu (21/11/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.


“Saya nggak tahu nomor telepon siapa, tiba-tiba menelepon saya. Karena saya enggak punya beban di kehidupan saya, saya angkat telepon ini,” ujarnya, selasa (23/11/2021).


Dari suaranya, dari sambungan telepon itu, suara seorang seorang laki-laki memperkenalkan dirinya.


“‘Mas, saya Zamroni, mantan Dandim Jakarta Pusat’,” ungkap Prasetyo.


Ingin Minta Maaf


Prasetyo juga mengaku heran lantaran mantan Dandim Jakarta Pusat itu tiba-tiba meneleponnya.


Dalam komunikasi via telepon itu, Brigjen M Zamroni meminta Prasetyo menengahi perselisihan dengan Arteria Dahlan.


“‘Mas, tolong dong inisiasi saya sama Arteria Dahlan’. Itu aja omongannya,” beber Prasetyo.


Akan tetapi, Zamroni juga mengaku tidak tahu persis permasalah awal yang memicu cekcok dengan Arteria Dahlan dan ibundanya.


“‘Masalah apa?’ ‘Yah mungkin ada senggolan di atas pesawat dengan istri saya’,” ungkap Prasetyo.


Kepada sahabat Ahok itu, Brigjen M Zamroni menyampaikan ingin meminta maaf atas insiden di Bandara Soekarno-Hatta tersebut.


“‘Terus apa maunya?’. ‘Mau minta maaf kita, saya mau minta maaf’. Sampailah seperti itu,” kata Prasetyo.


Tanggapan Arteria Dahlan


Karena sama-sama dari PDI Perjuangan, Prasetyo kemudian berinisiatif menghubungi Arteria Dahlan secara langsung.


Dalam komunikasi itu, Arteria Dahlan bersikeras bahwa kasus itu tetap harus dilanjutkan ke proses hukum.


Arteria juga meminta Prasetyo agar tidak membela Brigjen M Zamroni dan Anggita Pasaribu.


Sementara, Prasetyo menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak membela keduanya.


Ia juga membantah menjadi beking buat Brigjen M Zamroni dan Anggit Pasaribu.


“Setelah saya telepon Arteria dia beranggapan saya bekingan ini. Salah lagi nih,” tegas Prasetyo.


Prasetyo juga mengaku tidak memaksa jika memang Arteria Dahlan bersikukuh pada pendirianya.


“Saya tidak membekingin siapa-siapa. Saya orang timur. Kalau tidak mau ditemukan, ya sudah,” ujarnya.


Ogah Bantu


Presetyo menyatakan, dirinya tak mempermasalahkan jika Arteria Dahlan tidak mau dipertemukan atau didamaikan.


Sebaliknya, dirinya menghargai keinginan koleganya itu dalam menyelesaikan permasalahan dengan Brigjen M Zamroni dan Anggita Pasaribu.


Yang ia lakukan, tegasnya, semata-mata hanya ingin membantu menjadi penengah saja.


“Buat apa saya repot-repot, karena nggak bagus juga,” ujarnya.


Prasetyo pun heran lantaran dirinya ikut diseret-seret dalam masalah antara Arteria Dahlan dengan Brigjen M Zamroni dan istrinya.


“Ya, saya bingung dan jengkel,” tuturnya.


Dia menekankan bahwa yang ia lakukan tidak lebih membantu menjembatani kedua belah pihak.


“Tujuan saya hanya menolong, ya saya sampaikan. Kalau tidak terima, ya sudah. Gitu aja,” tegasnya. [Democrazy/pojok]