Ancam Turunkan Akreditasi Kampus Tak Laksanakan Permendikbud 30, Pengamat: Nadiem Nantangin Umat Islam! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 14 November 2021

Ancam Turunkan Akreditasi Kampus Tak Laksanakan Permendikbud 30, Pengamat: Nadiem Nantangin Umat Islam!

Ancam Turunkan Akreditasi Kampus Tak Laksanakan Permendikbud 30, Pengamat: Nadiem Nantangin Umat Islam!

Ancam Turunkan Akreditasi Kampus Tak Laksanakan Permendikbud 30, Pengamat: Nadiem Nantangin Umat Islam!

DEMOCRAZY.ID - Mendikbud Ristek Nadiem Makarim menantang umat Islam atas ancaman akan menurunkan akreditasi kampus jika tak melaksanakan Permendikbud Ristek No 30 Tahun 2021.


“Umat Islam melalui berbagai ormas menolak dan meminta revisi Permendikbud Ristek No 30 Tahun 2021 namun Nadiem mengancam akan menurunkan akreditasi kampus jika tidak melaksanakan aturan. Ini sama saja Nadiem menantang umat Islam,” kata pengamat politik Muslim Arbi kepada Suara Nasional, Sabtu (13/11/2021).


Menurut Muslim, Muhammadiyah memiliki banyak kampus akan terancam akreditasinya oleh Nadiem karena selama ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan menolak Permendikbud Ristek No 30 tahun 2021. 


“Nampaknya ada agenda liberalisasi yang sedang diusung Nadiem,” jelasnya.


Kata Muslim, Nadiem harusnya mendengar aspirasi umat Islam dengan merevisi Permendikbud Ristek No 30 tahun 2021. 


“Kalau masih bersikeras dan tidak mau merevisi, Nadiem bisa terjungkal,” ungkap Muslim.


Mendikbudristek Nadiem Makarim mengingatkan ada konsekuensi yang akan dihadapi pihak kampus apabila tidak menerapkan Permendikbud 30 tersebut.


“Ini adalah salah satu inovasi yang dilakukan Permen [Peraturan Menteri] menyebut secara eksplisit 22 perilaku yang menjadi kekerasan seksual. Definisinya apa, baik fisik, verbal, bahkan digital. Dan semua bentuk tindakan ini akan ada konsekuensi sanksi administratif,” jelas Nadiem dalam program Merdeka Belajar yang ditayangkan YouTube Kemendikbud RI, Jumat (12/11).


Di sisi lain, pihak kampus yang tidak menjalankan Permendikbud 30 ini juga siap-siap diberikan sanksi oleh Nadiem.


“Dan ada pun sanksi untuk perguruan tingginya di mana kalau tidak melakukan proses PPKS ini, sesuai Permen ini ada berbagai macam sanksi dari keuangan sampai akreditasi. Kalau kita tidak melakukan ini, banyak kampus tidak merasakan urgensi dan keseriusan pemerintah untuk menangani kekerasan seperti ini,” jelas dia. [Democrazy/SuaraNasional] - {link}