Aktivis: Lebih Baik Gue Ganti Agama Ketimbang Percaya Ocehan Si Luhut! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 09 November 2021

Aktivis: Lebih Baik Gue Ganti Agama Ketimbang Percaya Ocehan Si Luhut!

Aktivis: Lebih Baik Gue Ganti Agama Ketimbang Percaya Ocehan Si Luhut!

Aktivis: Mending Gue Ganti Agama Ketimbang Percaya Ocehan Si Luhut!

DEMOCRAZY.ID - Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi melontarkan sindiran keras kepada Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. 


Ia mengatakan bahwa ia lebih baik mengganti agama ketimbang mempercayai omongan Luhut Binsar Pandjaitan. 


“Lebih baik gue ganti agama ketimbang percaya ocehan si Luhut,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 9 November 2021.


Ia juga menyinggung bahwa jika Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK memang masih berguna bagi rakyat, maka lembaga ini harus segera memeriksa Luhut. 


“Sakti dia bisa masuk Pandora dan Panama pepers, belum lagi banyak rakyat yang jatuh miskin eh kekayaannya bertambah di tengah Pandemik,” ungkapnya.


Bersama pernyataannya, Nicho Silalahi membagikan beberapa berita pernyataan Luhut seputar pandemi. 


Tangkapan layar pertama adalah berita dari Tempo soal pernyataan Luhut yang berubah, dari awalnya mengatakan pandemi terkendali lalu berubah menjadi pandemi sulit dikendalikan. 


Tangkapan layar selanjutnya adalah berita Kompas soal Luhut yang mengatakan bahwa varian delta plus itu 15 persen lebih ganas daripada varian delta.


Ketiga, tangkapan layar berita dari Kompas soal Luhut yang mengaku bahwa keuntungan bisnis tes PCR dari PT GSI adalah untuk masyarakat tak mampu. 


Terakhir, tangkapan layar berita dari Kompas soal pihak Luhut yang mengaku mencium motif politik terkait tuduhan kepada dirinya yang disebut meraup untung dari bisnis tes PCR. 


Beberapa waktu yang lalu, Luhut memang menegaskan bahwa ia tak pernah sedikit pun mengambil keuntungan dari bisnis tes PCR milik PT GSI. 


Bahkan, menurutnya, perusahaan PT GSI banyak berperan dalam menyediakan tes PCR gratis untuk membantu masyarakat. 


“Saya ingin menegaskan beberapa hal lewat tulisan ini. Pertama, saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia,” kata Luhut.


“Hingga saat ini tidak ada pembagian keuntungan baik dalam bentuk dividen maupun dalam bentuk lain kepada pemegang sahamnya,” tambahnya. [Democrazy/terkini]