Warga Nadliyin Kini Punya Aplikasi Perpesanan Khusus Bernama NUChat, Bukan NU Boleh Pakai? | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 26 Oktober 2021

Warga Nadliyin Kini Punya Aplikasi Perpesanan Khusus Bernama NUChat, Bukan NU Boleh Pakai?

Warga Nadliyin Kini Punya Aplikasi Perpesanan Khusus Bernama NUChat, Bukan NU Boleh Pakai?

Warga Nadliyin Kini Punya Aplikasi Perpesanan Khusus Bernama NUChat, Bukan NU Boleh Pakai?

DEMOCRAZY.ID - Warga Nahdliyin kini punya aplikasi perpesanan sendiri bernama NUChat yang diharapkan dapat menjadi basis data warga NU. 


Aplikasi ini diluncurkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan PT Gerbang Prima Sukses.


Platform digital berupa aplikasi percakapan NUChat itu diluncurkan di Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/10/2021).


"Ini merupakan jawaban kita diera revolusi industri 4.0. Ini merupakan kemajuan luar biasa bagi NU," kata Ketua Umum PBNU K.H. Said Aqil saat peluncuran NUChat di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Kabupaten Cirebon.


Ia mengatakan hadirnya NUChat bukan hanya khusus untuk warga NU, namun bisa digunakan oleh semua kalangan.


Untuk itu, ketika ada warga yang akan menggunakan aplikasi tersebut, disilakan mengunduhnya melalui telepon pintar masing-masing.


"Ini untuk umum. Silakan langsung saja memakai NUChat," ujarnya.


Menurut dia, selain sebagai aplikasi perpesanan bagi masyarakat, NUChat juga merupakan sarana bagi NU untuk mengelola basis data.


Ia berharap, masyarakat, khususnya warga NU, menyambut baik kehadiran NUChat, karena aplikasi ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan dan data pribadi pengguna pun dijamin aman.


"Konon katanya (anggota, red.) NU itu 94 juta (orang). Ini bagian 'database' (basis data), untuk memastikan juga," tuturnya.


Direktur Utama Supertex Sandjaja Thahajadiputra mengatakan salah satu keunggulan NUChat bisa berkomunikasi dengan jaringan yang tak stabil, di mana ketika ada gangguan jaringan atau terputus, pesan yang dikirim melalui NUChat otomatis beralih ke SMS.


"Ada juga fitur lainnya, bisa untuk pembayaran zakat melalui digital, umrah dan kurban," katanya. [Democrazy/suara]