Tol Cibitung-Cilincing Telan Biaya Rp 10,80 T Dijual Cuma Rp 2,44 T, Mardigu Bossman: Gini Ya Cara Dia Ngelola Negaranya | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 11 Oktober 2021

Tol Cibitung-Cilincing Telan Biaya Rp 10,80 T Dijual Cuma Rp 2,44 T, Mardigu Bossman: Gini Ya Cara Dia Ngelola Negaranya

Tol Cibitung-Cilincing Telan Biaya Rp 10,80 T Dijual Cuma Rp 2,44 T, Mardigu Bossman: Gini Ya Cara Dia Ngelola Negaranya

Tol Cibitung-Cilincing Telan Biaya Rp 10,80 T Dijual Cuma Rp 2,44 T, Mardigu Bossman: Gini Ya Cara Dia Ngelola Negaranya

DEMOCRAZY.ID - PT Waskita Karya telah resmi melakukan penjualan terhadap ruas tol Cibitung - Cilincing dengan harga Rp 2,44 triliun.


Namun demikian, sorotan terus muncul dengan terjualnya tol Cibitung - Cilincing yang telah dilakukan oleh salah satu perusahaan pelat merah itu.


Tol Cibitung - Cilincing sebelumnya disebut-sebut menelan biaya membengkak hingga mencapai Rp 10,80 triliun namun terjual hanya Rp 2,44 triliun saja.


Beberapa kalangan terus melontarkan kritik imbas penjualan salah satu proyek pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.


Salah satu tokoh yang turut menyoroti ihwal penjualan tol Cibitung - Cilincing adalah Mardigu Wowiek.


Pria yang biasa disapa Bossman itu tak habis pikir dengan pemerintah yang melakukan pengelolaan negara hingga penjualan tol tersebut justru lebih kecil dari biaya konstruksinya.


"Wuiii, gini ya ngelola negara nya, modal sama jualnya minum," ujarnya dalam unggahan Instagram dilihat Senin, 11 Oktober 2021.


Dia mengatakan bahwa titik masalahnya berada di pihak-pihak terkait termasuk dengan proyek tersebut.


"Ini sih geblek semua yang terkait sampai yang tertinggi," ujarnya.


"Pada belum ikut mmbc pejabatnya," sambung dia.


Sebelumnya, SVP PT Waskita Karya Ratna Ningrum menyebutkan bahwa penjualan tersebut justru memperoleh keuntungan sekaligus mengurangi beban utang.


"Melalui transaksi ini perseroan memperoleh keuntungan dan mengurangi beban utang," ucapnya. [Democrazy/galamed]