Soal Pindah Agama, Ustadz Fahmi Salim: Kalau Mau Kafir Silakan Kafir, Tak Perlu Sebar Undangan ke Publik | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 27 Oktober 2021

Soal Pindah Agama, Ustadz Fahmi Salim: Kalau Mau Kafir Silakan Kafir, Tak Perlu Sebar Undangan ke Publik

Soal Pindah Agama, Ustadz Fahmi Salim: Kalau Mau Kafir Silakan Kafir, Tak Perlu Sebar Undangan ke Publik

Soal Pindah Agama, Ustadz Fahmi Salim: Kalau Mau Kafir Jangan Setengah-setengah, Tak Perlu Sebar Undangan ke Publik

DEMOCRAZY.ID - Tokoh Muhammadiyah Ustaz Fahmi Salim ikut memberikan pandangan mengenai sikap Sumawati Soekarnoputri yang memilih pindah agama dari Islam ke Hindu. 


Diketahui, Sukmawati secara resmi pindah agama dari Islam ke Hindu pada Selasa, 26 Oktober 2021. 


Ustaz Fahmi mengatakan bahwa dirinya tak mempermasalahkan kepindahan kepercayaan Sukmawati.


Menurutnya, pengalaman beragama seseorang memang berbeda-beda, dan menjadi seorang beragama Islam memang tak mudah. 


“Soal fenomena keluar dari Islam, itu pilihan pribadi, itu tanggung jawab dia di hadapan Allah,” ucapnya, Rabu, 27 Oktober 2021.


Ia memaparkan bahwa agama adalah pilihan setiap manusia, dan harus dipertanggungjawabkan pilihan yang telah diambil tersebut. 


“Saya tak berani bilang pindah agama adalah hak, karena itu bukan hak asasi manusia. Agama itu pilihan, dan dia harus tanggung jawab atas pilihannya,” paparnya. 


Ustaz Fahmi pun mengatakan bahwa dalam Islam, perintah Allah sudah jelas, siapa yang mau beriman, maka berimanlah, dan siapa yang mau kafir maka dipersilakan.


Ia mengatakan bahwa seseorang jangan setengah-setengah dalam memilih kepercayaan. 


Jika ingin kafir, kata Ustaz Fahmi, maka kafirlah seutuhnya. 


“Kalau mau kafir silakan, jangan setengah-setengah, kalau mau jadi kafir yang kaffah,” ucapnya. 


“Enggak boleh setengah-setengah, itu munafik namanya. Umat Islam tak ada yang menangisi dan menyesalkan,” tambahnya. 


Lebih lanjut, ia pun menanggapi cara Sukmawati yang mengundang banyak pihak untuk menghadiri acara pindah agamanya. 


Menurutnya, pindah agama adalah hal yang personal dan tak perlu menyebar undangan ke publik. [Democrazy/terkini]