Skakmat Hasto, Rocky Gerung Ungkap SBY Unggul Telak dari Jokowi di Bidang Ekonomi | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 28 Oktober 2021

Skakmat Hasto, Rocky Gerung Ungkap SBY Unggul Telak dari Jokowi di Bidang Ekonomi

Skakmat Hasto, Rocky Gerung Ungkap SBY Unggul Telak dari Jokowi di Bidang Ekonomi

Skakmat Hasto, Rocky Gerung Ungkap SBY Unggul Telak dari Jokowi di Bidang Ekonomi

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung skakmat Hasto Kristiyanto dan menyebut SBY unggul telak dari Jokowi di bidang ekonomi.


Mengacu pada data dari Bank Dunia, Rocky Gerung menyebut pertumbuhan kemakmuran masyarakat Indonesia di era SBY meningkat sangat fantastis sebesar 280 persen dari era Megawati Soekarnoputri, sementara di era Jokowi hanya naik 19 persen dari era SBY.


"Di era Jokowi, yang disebut pertumbuhan kemakmuran itu naik, naiknya 19 persen. Di era SBY, pertumbuhan kemakmuran naik 280 persen. Di mana data itu? Ada di Bank Dunia," kata Rocky Gerung sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Kamis, 28 Oktober 2021.


Rocky Gerung juga mengutip data Bank Dunia yang menyebut SBY unggul telak dari Jokowi dalam hal penerimaan pajak.


Mengacu pada data Bank Dunia, Rocky Gerung menilai SBY jauh lebih baik dalam mengumpulkan penerimaan pajak dibandingkan Jokowi.


"Kapasitas fiskal kita, kemampuan untuk mengumpulkan pajak Pak Jokowi itu memang naik sih yaitu 20 persen, nah Pak SBY naik 300 persen," ujarnya.


Rocky Gerung menyebut Hasto telah melakukan tindakan konyol karena berupaya untuk mencitrakan bahwa pemerintahan Jokowi seolah-olah lebih unggul dibandingkan SBY.


Dia membayangkan apabila ilmuwan independen dunia menilai kekonyolan Hasto ketika menyebut pemerintahan Jokowi lebih unggul dibandingkan SBY dalam bidang ekonomi.


"Jadi sebetulnya konyol ini Hasto kalau nanti ilmuwan-ilmuwan independen dunia itu jadi juri bahwa 'Oh, ternayat memang nggak bener Hasto itu', kecuali kalau juri dari Hasto itu adalah Profesor Kishore," katanya.


Rocky Gerung juga membayangkan nasib 53 orang calon penerima beasiswa dari Hasto apabila mereka membuat grup WhatsApp karena menemukan kesimpulan penelitian yang sama.


Dia membayangkan jika akhirnya Hasto pingsan dan mendadak membatalkan beasiswa tersebut karena kesamaan hasil penelitian dari 53 orang yang bersangkutan.


"Saya bayangkan, 53 orang ini pasti udah bikin WA group dan sama-sama tiba pada kesimpulan karena sumber datanya sama, lalu diserahin ke Hasto dan Hasto pingsan besok. Supaya dia nggak pingsan, maka beasiswa dibatalkan," ujar dia.


Rocky Gerung menyimpulkan keadaan ini sebagai indikasi bahwa Hasto tak mencerminkan sebagai orang yang mempunyai konsep berpikir yang tepat.


Dia juga mengaku tertawa jika membayangkan ekonom senior seperti Kwik Kian Gie membaca ide atau gagasan yang dilontarkan Hasto ketika menyebut Jokowi lebih unggul dari SBY di bidang ekonomi.


"Jadi keadaan ini yang menunjukkan bahwa Hasto kayak orang yang nggak punya konsep atau kurang sekolahan karena dia sekjen partai. Bayangkan misalnya kalau Kwik Kian Gie baca idenya Hasto itu, dia orang yang tahu makro seperti Arif Budimanta yang memang mengakui bahwa Indonesia itu memburuk," tuturnya. [Democrazy/kabes]