PANAS! Demokrat Balas Sindir PDIP: Era Jokowi KPK Makin Kuat Atau Makin Lemah?! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 25 Oktober 2021

PANAS! Demokrat Balas Sindir PDIP: Era Jokowi KPK Makin Kuat Atau Makin Lemah?!

PANAS! Demokrat Balas Sindir PDIP: Era Jokowi KPK Makin Kuat Atau Makin Lemah?!

PANAS! Demokrat Balas Sindir PDIP: Era Jokowi KPK Makin Kuat Atau Makin Lemah?!

DEMOCRAZY.ID - Suasana politik antara Partai Demokrat dengan PDIP kian memanas usai Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membanggakan prestasi Presiden Joko Widodo dan menyinggung pemerintahan sebelumnya. 


Kini Demokrat kembali membalas, namun meminta untuk lebih fokus bantu rakyat di tengah pandemi covid-19.


Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan, setiap kepala negara yang memimpin punya tantangan dan prioritas berbeda di tiap zaman. Begitu pula dengan prestasinya.


"Tentulah tiap era punya prestasinya masing-masing. Misal, di era Ibu Mega, sukses membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi. Era Bapak SBY, memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi. Ya, kalau era Bapak Joko Widodo, apakah KPK semakin kuat atau tidak, silahkan rakyat yang menilai," kata Herzaky kepada wartawan, Senin (25/10/2021).


Herzaky mengatakan, Demokrat sendiri enggan membanding-bandingkan setiap kepala negara. 


Menurutnya, ini bukan waktunya untuk melakukan hal tersebut lantaran harus fokus membantu rakyat mengatasi pandemi.


"Lebih baik kita sibuk bantu rakyat, daripada sibuk klaim prestasi. Biarkan rakyat yang merasakan prestasi kita, bukan malah kita sibuk berkoar-koar di media merasa berprestasi, padahal rakyat sedang susah," ungkapnya.


Menurutnya, pandemi covid-19 memang sudah melandai, bukan berarti nasib rakyat langsung membaik. 


Ia mengatakan, lolos dari krisis kesehatan, negara masih menghadapi krisis ekonomi.


Ia mengklaim, banyak rakyat yang makan pun sulit, karena tidak punya penghasilan selama satu setengah tahun ini. 


Bahkan, yang sebelumnya tidak termasuk miskin, banyak yang sudah mulai menjual perabotan rumah tangganya untuk bertahan hidup.


"Lebih baik para pejabat pemerintahan, maupun elit parpol pendukung pemerintah, fokus pikirkan rakyat. Cari solusi untuk ini," katanya.


"Lagipula, ratusan ribu nyawa rakyat melayang dan menjadi korban kegagapan dan ketidaksigapan pemerintah mengelola pandemi covid-19, apa benar pantas mengklaim prestasi?," sambungnya. [Democrazy/suara]