Optimis dengan Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani: Indonesia Bakal Menjadi Size Ekonomi Keempat Dunia! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 08 Oktober 2021

Optimis dengan Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani: Indonesia Bakal Menjadi Size Ekonomi Keempat Dunia!

Optimis dengan Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani: Indonesia Bakal Menjadi Size Ekonomi Keempat Dunia!

Optimis dengan Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani: Indonesia Bakal Menjadi Size Ekonomi Keempat Dunia!

DEMOCRAZY.ID - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengaku optimis dengan perekonomian Indonesia di masa mendatang. 


Sri Mulyani memperkirakan pendapatan per kapita Indonesia akan mencapai 29.300 dolar AS pada 2045 dengan struktur perekonomian yang didominasi sektor-sektor yang lebih produktif. 


Bahkan, Sri Mulyani dengan bangga mengatakan Indonesia akan menjadi size ekonomi keempat di dunia.


“Ekonomi akan terus tumbuh sehingga Indonesia akan menjadi size ekonomi keempat dunia dengan pendapatan per kapita 29.300 dolar AS,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 7 Oktober 2021. 


Ia mengatakan, selain struktur perekonomian yang didominasi oleh sektor produktif, terdapat pula sektor jasa yang akan menjadi nilai tambah yang lebih baik atau tinggi.


Namun, di balik itu, Sri Mulyani menegaskan bahwa prospek dan tujuan tersebut tidak akan terjadi dengan sendirinya sehingga pemerintah terus membuat terobosan. 


Lebih lanjut, ia menyebutkan beberapa prasyarat untuk mencapai Indonesia Emas pada 2045. 


Adapun syarat yang dimaksud meliputi infrastruktur yang memadai, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, dan peningkatan kemampuan adopsi teknologi.


“Persyaratan yang penting terdiri dari SDM berkualitas ini berarti belanja maupun kualitas belanja di bidang pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial harus dilakukan,” ujarnya. 


Di sisi lain, pembangunan daerah juga harus lebih baik serta terciptanya kebijakan ekonomi yang lebih memadai baik dari sisi resources, macro stability, dan political stability. 


“Ini perlu didukung kebijakan ekonomi yang baik di mana tidak hanya tergantung pada natural resources namun juga resources yang berkelanjutan,” ujarnya. [Democrazy/terkini]