Minta Jokowi Percepat Pengunduran Diri, Rizal Ramli: You Gak Becus, Rakyat Semakin Bosan! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 08 Oktober 2021

Minta Jokowi Percepat Pengunduran Diri, Rizal Ramli: You Gak Becus, Rakyat Semakin Bosan!

Minta Jokowi Percepat Pengunduran Diri, Rizal Ramli: You Gak Becus, Rakyat Semakin Bosan!

Minta Jokowi Percepat Pengunduran Diri, Rizal Ramli: You Gak Becus, Rakyat Semakin Bosan!

DEMOCRAZY.ID - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Tahun 2015 Rizal Ramli mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengajukan pengunduran diri lebih cepat.


Rizal Ramli meminta Presiden Jokowi untuk segera mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia.


Karena menurut Rizal Ramli, Presiden Jokowi dianggap memiliki prestasi yang payah dan tak becus jadi seorang pemimpin.


Rizal Ramli juga meminta agar Presiden Jokowi menolak tegas adanya perpanjangan masa jabatan 3 periode.


“Bukan hanya perpanjangan yang perlu Pak Jokowi pikirkan bagaimana dia bisa mengundurkan diri lebih cepat,” kata Rizal Ramli seperti dikutip dari Youtube Fadli Zon.


“Rakyat udah bosen, you gak mampu kok, you gak becus, kasih kesempatan yang lain buat mimpin Indonesia,” sambungnya.


Rizal Ramli mengatakan bahwa kredibilitas dan prestasi Presiden Jokowi saat ini dinilainya sangat payah.


Hal ini terlihat dari semakin banyaknya rakyat miskin di Indonesia, utang-utang Indonesia yang makin menumpuk hingga terjadinya perpecahan antar suku dan golongan.


Rizal Ramli meminta Presiden Jokowi untuk lebih tahu diri bahwa prestasi dan kredibilitasnya sangat payah sehingga tak pantas untuk menambah jabatan 3 periode.


“Saya mohon Pak Jokowi dan orang-orangnya ngaca dah, prestasinya payah, rakyat makin miskin, utang makin banyak, perpecahan makin besar, 7 tahun Indonesia anjlok kok, kok masih kepedean nambah lagi, tahu diri lah,” tegasnya.


Lebih lanjut, Rizal Ramli juga meminta agar Presiden Jokowi tak bermimpi untuk bisa memperpanjang masa jabatan 3 periode.


Karena menurutnya, selain Presiden Jokowi dinilai tak mampu, perpanjangan masa jabatan ini juga dapat merusak cita-cita reformasi dan demokrasi.


“Perpanjangan masa jabatan itu bertentangan dengan cita-cita reformasi dan demokrasi, Jokowi gak ngerti ini," kata Rizal Ramli.


“Enak aja lo mau ganti, lo gak ngerti pengorbanan proses demokratisasi,” pungkasnya. [Democrazy/kabes]