Megawati: PDIP Mulai Mengalami Regenerasi | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 28 Oktober 2021

Megawati: PDIP Mulai Mengalami Regenerasi

Megawati: PDIP Mulai Mengalami Regenerasi

Megawati: PDIP Mulai Mengalami Regenerasi

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan saat ini partai yang dipimpinnya tengah mengalami masa regenerasi. 


Menurutnya, roda organisasi PDIP terus berjalan dengan kader-kader yang lebih muda, dan seluruh struktur organisasi memiliki peranan pentingnya masing-masing.


Selain dia sebagai ketum, Megawati mengingatkan semua anggota partai diwajibkan aktif berkomunikasi, baik itu ke masyarakat maupun PDIP. Terutama sekjen partainya sendiri yakni Hasto Kristiyanto.


"Kenapa mungkin kok ada Pak Pram [Pramono Anung], ada Pak Tjahjo [Kumolo], tentu Pak Sekjen [Hasto] karena saya ingin mengingatkan bahwa selain ketum, keaktifan dari sekjen, para sekjen itu harus terus berjalan dan tentunya ke bawah. Artinya, dengan sekretaris-sekretaris. Jangan lupa sekretaris yang sebenarnya namanya roda, menjalankan kebijakan, roda organisasi," kata Megawati dalam acara peresmian Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan penandatanganan 16 kantor partai secara virtual, Kamis (28/10).


Ia kemudian bercerita sosok-sosok Sekjen PDIP sebelum Hasto. Mulai dari sekjen pertama bernama Alexander Litaay (periode 1993-1998 dan 1998-2000) dan Sutjipto (2000-2005). Keduanya diketahui telah wafat.


"Beliau menurut saya betul-betul sebagai sekjen yang mengikuti perjuangan dari PDI ke PDIP. Sangat apa ya... sangat selain dari sisi administratif, juga di lapangan sangat betul-betul apa... banyak sekali mengalami keprihatinan," ungkap Megawati.


Meski demikian, ceritanya tentang sosok tokoh-tokoh PDIP pada masa lampaui itu tidak berarti para senior kini tidak boleh berpolitik. Sebab, saat ini ia merasa kader-kader PDIP terus mengalami regenerasi.


Sehingga, Presiden ke-5 RI itu mempersilakan siapa saja para senior yang masih bersedia menjalankan tugas sebagai kader partai bisa mengabdikan dirinya.


"Karena sekarang ini PDI Perjuangan itu memang mulai mengalami sebuah regenerasi. Sehingga bukan berarti bahwa senior-senior itu tidak boleh ikut aktif. Saya selalu mencoba untuk selalu mereka yang masih bersedia atau masih ikut sebagai orang partai, baik sebagai kader, petugas partai, silakan mengabdikan diri kepada partai," pungkasnya. [Democrazy/kmpr]