Klaim PDIP Kian Dipercaya Rakyat, Megawati: Tak Ada yang Menghalangi Kita untuk Menang Terus! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 28 Oktober 2021

Klaim PDIP Kian Dipercaya Rakyat, Megawati: Tak Ada yang Menghalangi Kita untuk Menang Terus!

Klaim PDIP Kian Dipercaya Rakyat, Megawati: Tak Ada yang Menghalangi Kita untuk Menang Terus!

Megawati: Memangnya Salah Kalau PDIP Pengen Menang Terus?

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, tidak ada aturan atau larangan sebuah partai bisa memenangi pemilihan umum (pemilu) terus menerus. 


Oleh karena itu, ia menargetkan agar PDIP bisa memenangi setiap perhelatan pemilu.


Hal tersebut Mega sampaikan dalam acara Peresmian dan Penandatanganan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 Kantor Partai yang digelar secara virtual, Kamis (28/10).


"PDIP itu mudah-mudahan sebuah partai yang alhamdulillah dipercaya oleh rakyat, sudah dua kali menimba kemenangan dan dengan demikian saya selalu katakan, apakah ada aturan kita tidak boleh menang terus? Enggak ada yang menghalangi," kata Mega dalam sambutannya.


Menurut Mega, di Indonesia hanya mengatur bahwa hanya presiden yang bisa menjabat dua periode. 


Setelah itu, seseorang tidak bisa menjabat kembali sebagai presiden.


Sementara, kata dia, tidak ada aturan yang melarang bahwa sebuah partai memenangi pemilu terus menerus. 


Bahkan, ujar dia, kalau bisa, PDIP memenangi setiap pemilu.


"Karena yang harus ditarik itu adalah presidennya yang boleh dua kali, tapi kalau partainya mau menang terus ndak ada aturan ndak boleh," ujar Mega.


"Malah itu lah yang saya inginkan. Supaya Insya Allah, semoga partai kita terus, seperti tadi dikatakan oleh pak Tjahjo Kumolo, harus selalu ada sepanjang NKRI ini ada," kata dia menambahkan.


PDIP memang berhasil memenangi dua pemilu berturut-turut. Pada 2014, PDIP menjadi pemenang pemilu dengan meraih 23.681.471 suara.


Kemudian, pada 2019, PDIP kembali menjadi pemenang pemilu dengan perolehan 27.053.839 suara. 


Artinya, perolehan suara pada pemilu 2019 itu meningkat dibanding pemilu 2014. [Democrazy/dtk]