Kepala BRIN: Dewan Pengarah Dibutuhkan untuk Cari Dukungan Politis | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 13 Oktober 2021

Kepala BRIN: Dewan Pengarah Dibutuhkan untuk Cari Dukungan Politis

Kepala BRIN: Dewan Pengarah Dibutuhkan untuk Cari Dukungan Politis

Kepala BRIN: Dewan Pengarah Dibutuhkan untuk Cari Dukungan Politis

DEMOCRAZY.ID - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan, pihaknya memerlukan dukungan teokratis dan politis dengan adanya Dewan Pengarah BRIN. 


Menurutnya, tugas besar Dewan Pengarah BRIN adalah memberikan dukungan dua hal tersebut. 


"Kalo terkait riset yang penting itu kan manajemennya, eksekutifnya. Nah eksekutifnya kan tulen (dari kalangan peneliti) ya. Sebaliknya, yang kita perlukan setelah itu adalah dukungan teokratis dan politis," ujar Laksana usai menghadiri pelantikan Dewan Pengawas BRIN di Istana Negara, Rabu (13/10/2021).


"Itu fungsi Dewan Pengarah. Karena Dewan Pengarah kan tidak melakukan riset. Tidak masuk ranah eksekusi itu sendiri," lanjutnya. 


Laksana mengakui, dirinya memerlukan dukungan politis dan teokratis. 


Sebab BRIN sendiri saat ini memiliki tugas mengumpulkan semua unit riset dari semua kementerian. 


Setelahnya, hasil riset akan diberikan berdasarkan kebutuhan kementerian/lembaga.


"Tentu itu butuh koordinasi yang tidak mudah. Sebetulnya mirip seperti BNPB juga. Kalo BNPB kan juga lintas kementerian," ungkapnya. 


"Oleh krena itu di BNPB ada dewan pengarah juga. Jadi fungsinya sebagai payung supaya semua lebih mudah dikonsolidasikan," tambah Laksana. 


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah resmi melantik 10 orang Dewan Pengarah BRIN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/10/2021). 


Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, mengatakan pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 45 Tahun 2021 tentang pengangkatan keanggotaan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.


"Mengangkat keanggotaan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional," ujar Nanik. 


Dia lantas membacakan susunan 10 nama yang menjadi Dewan Pengarah BRIN. 


Pertama, Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN. 


Kedua, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN.


Ketiga, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN. 


Keempat, Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto sebagai Sekretaris Dewan Pengarah BRIN. 


Kelima, Emil Salim sebagai anggota. Keenam, I Gede Wenten sebagai anggota. 


Ketujuh, Bambang Kesowo sebagai anggota. Kedelapan, Adi Utarini sebagai anggota. 


Kesembilan Marsudi Wahyu Kisworo sebagai anggota. Kesepuluh, Tri Mumpuni sebagai anggota. [Democrazy/kompas]