ILC Bakal Tayang Lagi, Refly Harun Sarankan Angkat Kasus Laskar FPI Pengadilan KM 50: Bakal Luar Biasa! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 27 Oktober 2021

ILC Bakal Tayang Lagi, Refly Harun Sarankan Angkat Kasus Laskar FPI Pengadilan KM 50: Bakal Luar Biasa!

ILC Bakal Tayang Lagi, Refly Harun Sarankan Angkat Kasus Laskar FPI Pengadilan KM 50: Bakal Luar Biasa!

ILC Bakal Tayang Lagi, Refly Harun Sarankan Angkat Kasus Laskar FPI Pengadilan KM 50: Bakal Luar Biasa!

DEMOCRAZY.ID - Pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun secara tak langsung sarankan pengangkatan topic pengadilan KM 50 apabila ILC kembali tayang besok Jumat.


Sebagai informasi, Talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC) akan kembali tayang di tvOne pada Jumat mendatang 29 Oktober 2021.


Pengumuman resmi rencana tersebut setidaknya disampaikan di Twitter ILC pada Senin, 25 Oktober 2021.


Refly Harun sendiri turut senang dan memuji kabar baik kembalinya tayang acara ILC tersebut.


Ia berharap acara ini dapat menghidupkan kembali momentum politik di tanah air.


Refly juga menyebutkan tema apa yang cocok untuk pembawa acara fenomenal Karni Ilyas.


Dilansir dari YouTube Refly Harun, pada pertama, Refly Harun sendiri bisa menebak isu apa yang akan ditangani oleh tvOne.


Yakni, yang memiliki nada pasti dan tidak menimbulkan kelebihan dan kekurangan yang luar biasa.


Misalnya, penerapan PCR sebelum Natal dan kebijakan penurunan harga tes PCR menjadi Rp 300.000.


Refly Harun secara tak langsung mengungkit kasus penembakan terhadap 6 laskar FPI di km 50.


Menurutnya, ini merupakan topik hangat yang tentunya akan ditunggu-tunggu oleh banyak orang.


Namun ia kembalikan kepada Karni Ilyas, jika ia bisa bebas memilih tema, atau berani mengambil tema.


“Yang ditunggu-tunggu orang, tapi saya menyangsikan. Tapi kalo dia berani ambil kasus pengadilan KM 50, tampilkan orang-orang yang selama ini vokal wah itu bakal luar biasa,” tutur Refly Harun.


Sejauh ini, Refly Harun menganalisis bahwa ILC telah berhenti siaran karena arus permintaan dari banyak pihak.


Selain itu, Karni adalah jurnalis kawakan yang memiliki banyak pengaruh di banyak pihak. [Democrazy/kabes]