Heran Densus 88 Sibuk Takuti Umat Islam, PA 212: Anggaran Kalian Kan Besar, Perangilah Itu OPM! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 13 Oktober 2021

Heran Densus 88 Sibuk Takuti Umat Islam, PA 212: Anggaran Kalian Kan Besar, Perangilah Itu OPM!

Heran Densus 88 Sibuk Takuti Umat Islam, PA 212: Anggaran Kalian Kan Besar, Perangilah Itu OPM!

Heran Densus 88 Sibuk Takuti Umat Islam, PA 212: Anggaran Kalian Kan Besar, Perangilah Itu OPM!

DEMOCRAZY.ID - Wakil Sekretaris Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin meminta Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dengan biayanya yang besar fokus memerangi para pelaku teror di Tanah Air.


Bukan malah menyampaikan narasi atau pernyataan yang seolah-olah menimbulkan Islamofobia di kalangan masyarakat luas.


Hal ini disampaikan Novel dalam acara Catatan Demokrasi di TV ONE bertajuk Densus 88 Dituding Islamofobia pada Selasa, 12 Oktober 2021.


“Kita melihat ini, seharusnya Densus dengan biaya besar itu, harusnya fokus. Terhadap ancaman-ancaman pemberontak yang ingin memisahkan NKRI yang kita cintai ini. Itu yang menjadi target utama seharusnya,” ujarnya.


Novel mengatakan, Indonesia saat ini tengah diteror kelompok saparatis bersenjata di Papua.


Sehingga, seharusnya Densus 88 ikut memerangi teroris di sana, bukan malah membuat masyarakat takut dengan umat Islam.


Dia bahkan menyebut anggaran Densus 88 yang besar seharusnya sudah mampu menunjang mereka menghadapi terorisme.


“Ada OPM yang sudah memakan korban, baik TNI, Polri, sipil sudah memakan korban. Itu, jelas di depan mata. Kalau dibilang bukan Islamofobia kenapa tidak memerangi mereka?”


"Apa yang mereka takutin di sana? Anggaran sudah besar, senjata sudah ada, kalau Densus 88 enggak mampu untuk memerangi orang-orang itu,” lanjutnya.


Bagi Novel, apa yang terjadi di Papua merupakan tindakan terorisme yang tak bisa ditoleransi dan Densus 88 seharusnya hadir untuk memberantas OPM yang mencoba memerdekakan Papua.


“Itu teror luar biasa, jadi kita melihat kalau enggak mampu, anggarannya besar, senjata ada, serahkan ke kami, laskar-laskar banyak kita akan bisa berantas itu OPM, kalau Densus enggak becus ya udah bubarin,” pungkasnya.


Sementara itu, anggota DPR Fadli Zon meminta Densus 88 dibubarkan saja.


Pasalnya, menurut Fadli ada narasi dari pejabat Densus 88 yang menyatakan Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan akan menginspirasi kelompok teroris di Indonesia.


“Saya melihat ada sebuah berita yang diungkapkan tentang Taliban memberikan inspirasi teroris di Indonesia (pernyataan itu) dari seorang pejabat di Densus," katanya di salah satu  acara talk show TV ONE. [Democrazy/galamed]