Gegara Ogah Dukung Jokowi, Amien Rais Curhat 'Dikeroyok' Anak Buah di PAN | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 11 Oktober 2021

Gegara Ogah Dukung Jokowi, Amien Rais Curhat 'Dikeroyok' Anak Buah di PAN

Gegara Ogah Dukung Jokowi, Amien Rais Curhat 'Dikeroyok' Anak Buah di PAN

Gegara Ogah Dukung Jokowi, Amien Rais Curhat 'Dikeroyok' Anak Buah di PAN

DEMOCRAZY.ID - Amien Rais mengatakan dirinya keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN) karena 'dikeroyok' anak buahnya gara-gara tak mau mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Amien Rais mendirikan Partai Ummat setelah mundur dari PAN dan kini menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro partai berlogo bintang emas tersebut.


"Mengapa saya dikeroyok anak buah saya itu yang karena pernah jadi Menko, menteri ini, menteri itu, itu karena saya dianggap penganggu, 'Mengapa, sih, gak dukung Pak Jokowi?" ujar Amien Rais dalam acara talk show yang ditayangkan kanal Youtube Karni Ilyas Club pada 8 Oktober 2021.


"Pak Jokowi yang bisa memberikan cash and carry. Jadi sudahlah Pak Amien kita 'keroyok' saja biar keluar, saya keluar betulan," ucap Amien Rais lagi.


Amien Rais mengaku kecewa karena sebelumnya dia sangat memercayai mereka di PAN.


"Terus terang mengapa saya kecewa karena adik-adik saya yang saya percaya itu, kemudian hanya karena pandangan-pandangan yang pendek, tidak tahan jadi oposisi. Lebih baik bergabung (dengan kekuasaan)," sebut Amien Rais.


Amien Rais juga menjawab mengapa orang-orang yang selama ini satu suara dengannya semasa di PAN, tidak bergabung ke Partai Ummat besutan Amien Rais.


Karni Ilyas menyebut sejumlah nama di PAN seperti Mulfachri Harahap dan Hanafi Rais yang tidak bergabung ke Partai Ummat.


Menurut Amien Rais, tokoh-tokoh itu belum bergabung ke Partai Ummat lantaran ingin menyelesaikan tugasnya sebagai anggota DPR.


"Barulah nanti mungkin kalau suasana memungkinkan, bergabung ke Partai Ummat," ucap Amien Rais.


Baru-baru ini, Partai Ummat ditinggalkan oleh sejumlah pengurusnya seperti Neno Warisman dan Agung Mozin.


"Jadi saya tahu anatominya sekarang. Kalau kasus Neno, lain lagi. Kasus Agung Mozin itu saya sudah memotret, ya sudah," sebut Amien Rais. [Democrazy/pk-ry]