Gatot Nurmantyo Kenang Pertanyaan Wajib Sudi Silalahi Setiap Bertemu Orang, 'Sudah Salat Belum?' | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 26 Oktober 2021

Gatot Nurmantyo Kenang Pertanyaan Wajib Sudi Silalahi Setiap Bertemu Orang, 'Sudah Salat Belum?'

Gatot Nurmantyo Kenang Pertanyaan Wajib Sudi Silalahi Setiap Bertemu Orang, 'Sudah Salat Belum?'

Gatot Nurmantyo Kenang Pertanyaan Wajib Sudi Silalahi Setiap Bertemu Orang, 'Sudah Salat Belum?'

DEMOCRAZY.ID - Jenazah almarhum Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi dilakukan secara militer. 


Jenazah dibawa dari Masjid Babussalam setelah disalatkan.


Penyerahan jenazah dilakukan pihak keluarga kepada pemerintah yang diwakili Sekretaris Kabinet Pramono Anung.


"Penyerahan jenazah. Saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah almarhum Letjen TNI (purn) H. Sudi Silalahi kepada pemerintah untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata dengan upacara militer," ucap salah satu keluarga kepada inspektur upacara, Selasa 26 Oktober. Pasukan TNI pun turut mengawal penyerahan jenazah.


"Saya Pramono Anung Wibowo jabatan sekertaris kabinet atas nama negara, bangsa dan TNI menerima jenazah almarhum almarhum Letnat Jenderal TNI (purn) H. Sudi Silalahi," katanya saat memimpin pelaksanaan pemberangkatan jenazah.


Sudi Silalahi dimakamkan secara militer di TMP Kalibata.


"Selanjutnya jenazah almarhum saya berangkatkan ke tempat pemakamannya di TMP Kalibata untuk dimakamkan secara militer," ujarnya.


Dalam upacara pemberangkatan jenazah almarhum Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi, turut hadir Jendral TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. Ia pun mengenang mendiang almarhum semasa hidupnya.


"Kebetulan beliau sama -sama mantan Pangdam Brawijaya. Ingatan saya, setiap orang menghadap beliau (almarhum) ditanya. Kamu sudah salat belum? Kalau belum, salat dulu. Semoga beliau khusnul khotimah," singkatnya di Masjid Babussalam.


Letnan Jenderal TNI (Purn) Sudi Silalahi lahir 13 Juli 1949. Dia adalah Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia dari 22 Oktober 2009 sampai 20 Oktober 2014, di era Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.


Sudi lulus dari Akabri pada tahun 1972 dan mengakhiri karier militernya dengan pangkat Letnan Jenderal. 


Ia adalah sekretaris Susilo Bambang Yudhoyono saat masihi menjabat sebagai Menko Polkam di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri. [Democrazy/voi]