Erick Thohir Harus Tahu! Garuda Sedang Terpuruk, Dirutnya Malah Tega Lakukan Sejumlah 'Dosa' Ini | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 28 Oktober 2021

Erick Thohir Harus Tahu! Garuda Sedang Terpuruk, Dirutnya Malah Tega Lakukan Sejumlah 'Dosa' Ini

Erick Thohir Harus Tahu! Garuda Sedang Terpuruk, Dirutnya Malah Tega Lakukan Sejumlah 'Dosa' Ini

Erick Thohir Harus Tahu! Garuda Sedang Terpuruk, Dirutnya Malah Tega Lakukan Sejumlah 'Dosa' Ini

DEMOCRAZY.ID - Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) baru-baru ini mengungkapkan hal yang cukup mengejutkan, di mana ketika PT Garuda Indonesia di ujung tanduk, Direktur Utama (Dirut), Irfan Setiaputra malah liburan pakai fasilitas negara hingga ajak keluarganya.


Terkait hal tersebut, Sekarga menyurati Menteri BUMN Erick Thohir untuk segera mengirimkan tim investigasi terkait penyalahgunaan fasiltas.


Dalam surat tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Sekarga Dwi Yulianti meminta adanya tim investigasi terkait situasi tersebut yang menjadi polemik.


Sekarga juga menilai, hal ini penting dilakukan dalam menyikapi yang dilakukan Direktur Utama PT Garuda Indonesia untuk memperhatikan Good Corporate Governance (CGC) di dalam perusahaan.


Oleh sebabnya Sekarga memohon kepada Menteri BUMN untuk membentuk tim investigasi mengenai kejadian tersebut.


Surat yang dilayangkan Sekarga kepada Menteri BUMN sendiri, menyoroti pengakuan Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra saat sharing session bersama karyawan pada Senin 25 Oktober 2021.


Irfan bercerita telah menghadiri pertemuan Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional atau IATA yang dilaksanakan pada 3-5 Oktober 2021 dan dilanjutkan untuk jalan-jalan keluar negeri.


Perjalanan tersebut ternyata didampingi keluarga, yaitu istri, anak, anak menantu dan dua orang cucu dengan rute penerbangan semula Jakarta-New York via Amsterdam menjadi Jakarta-New York via Incheon, Seoul pada tanggal 30 September 2021 menggunakan fasilitas kelas bisnis.


Sementara rute kembali juga menggunakan fasilitas bisnis dengan tujuan Amsterdam-Jakarta. Dalam surat tersebut juga disebutkan beberapa poin yang menjadi sorotan Sekarga mengenai bepergiannya Direktur Utama PT Garuda Indonesia tersebut.


Sejumlah Hal yang Disorot Sekarga


Mengutip Tribun, berikut sejumlah poin yang menjadi sorotan Sekarga:


Pertama, mengingat situasi dan kondisi Garuda sangat memerlukan perhatian 24 jam dari seorang Direktur Utama maka Sekarga berpendapat seharusnya lebih memprioritaskan perhatiannya terhadap kondisi Garuda Indonesia saat ini, karena undangan tersebut biasanya didelegasikan kepada salah satu Manager, Senior Manager atau Vice President oleh Direktur Utama sebelumnya.


Kedua, Sekarga sangat prihatin, ternyata selain menghadiri undangan tersebut dari tanggal 3-5 Oktober ternyata Direktur Utama mengakui bahwa yang bersangkutan lanjut berlibur bersama keluarga dan baru kembali ke Jakarta pada tanggal 16 Oktober 2021.


Ketiga, Sekarga sangat prihatin, di saat Garuda Indonesia sedang kesulitan keuangan, kami mendapat informasi bahwa biaya pembatalan atas 4 tiket ekonomi promo V Class keluarga Direktur Utama Garuda dengan rute semula Jakarta-Amsterdam tidak dikenakan biaya pembatalan.


Tiket tersebut diubah rutenya menjadi Jakarta-Seoul serta melakukan upgrade 4 tiket ekonomi untuk menjadi fasilitas terbang tiket kelas bisnis baik pada saat keberangkatan maupun kepulangan.


Keempat, Sekarga juga mendapat informasi terkait adanya penerbitan Kartu Member Garuda Indonesia yaitu GA Miles Platinum VIP terhadap 4 orang keluarga Direktur Utama PT Garuda Indonesia. [Democrazy/hops]