Bukan Hanya Hadir, Menag Yaqut Juga Dikabarkan Bakal Jadi Pembicara di Acara Konferensi Penginjil Indonesia | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 08 Oktober 2021

Bukan Hanya Hadir, Menag Yaqut Juga Dikabarkan Bakal Jadi Pembicara di Acara Konferensi Penginjil Indonesia

Bukan Hanya Hadir, Menag Yaqut Juga Dikabarkan Bakal Jadi Pembicara di Acara Konferensi Penginjil Indonesia

Bukan Hanya Hadir, Menag Yaqut Juga Dikabarkan Bakal Jadi Pembicara di Acara Konferensi Penginjil Indonesia

DEMOCRAZY.ID - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas rencananya dijadwalkan hadir dalam Konferensi Penginjil Indonesia ke-2 yang digelar Gereja Bethel Indonesia (GBI) pada 16 Oktober. 


Bukan hanya hadir, Yaqut pun disebutkan akan berbicara pula dalam forum tersebut.


Ketua Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Centre (GBI Glow FC) Gilbert Lumoindong menyebut Yaqut akan bicara soal moderasi beragama. 


Menurutnya, pidato Yaqut merespons fenomena intoleransi antaragama yang marak terjadi beberapa waktu terakhir.


"Concern menteri agama yaitu moderasi beragama. Jadi, beragama secara moderatif. Jadi, artinya yakin ke dalam, tetapi toleransi ke luar," kata Gilbert saat dihubungi, Jumat (8/10).


Gilbert menyampaikan Konferensi Penginjil Indonesia telah dihelat sejak 2020. 


Pihaknya mengaku terharu dengan kesediaan Yaqut untuk hadir. 


Dia menyebut Yaqut mewujudkan janjinya untuk menjadi menteri semua agama.


"Sebagai kaum nonmayoritas, kadang kala kita menganggap warga negara kelas dua, tetapi beliau memberi semangat buat kita bahwa kita juga berhak memiliki menteri agama, bukan sebatas memiliki dirjen bimas Kristen," tutur Gilbert sembari tertawa.


Konferensi Penginjil Indonesia Ke-2 dilaksanakan pada 16 Oktober secara daring. 


Acara itu akan disiarkan langsung di kanal Youtube Sinode GBI Official | Glow Fellowhip Centre.


Selain Yaqut, acara tersebut pun disebut akan dihadiri sejumlah tokoh agama. 


Beberapa di antaranya adalah Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Gomar Gultom dan Ketua Persatuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Jason Balompapueng. [Democrazy/cnn]