Arab Saudi Masuk Era Liberalisasi, Ade Armando: Fans Sejati Negeri Minyak di Indonesia Ngamuk! | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 27 Oktober 2021

Arab Saudi Masuk Era Liberalisasi, Ade Armando: Fans Sejati Negeri Minyak di Indonesia Ngamuk!

Arab Saudi Masuk Era Liberalisasi, Ade Armando: Fans Sejati Negeri Minyak di Indonesia Ngamuk!

Arab Saudi Masuk Era Liberalisasi, Ade Armando: Fans Sejati Negeri Minyak di Indonesia Ngamuk!

DEMOCRAZY.ID - Arab Saudi melalui pewaris tahta Raja Salman, yakni Pangeran Mahkota Muhammad Bin Salman, tengah menggencarkan Reformasi Visi 2030.


Dalam reformasi tersebut, Muhammad Bin Salman berambisi untuk menjadikan ekonomi Arab Saudi lebih kuat, terbuka, dan maju melalui investasi.


Santer pula desas-desus jika keterbukaan Arab Saudi tersebut mulai membawa negara yang kaya akan minyak itu masuk ke era liberalisasi ala barat.


Hal ini nampak dari perubahan yang terlihat di Arab Saudi, seperti membuka pantai yang memperbolehkan pengunjungnya berbikini, melonggarnya pembatasan interaksi antara perempuan dan laki-laki, dan yang terbaru Festival Riyad Season 2021 diselenggarakan meriah dengan pertunjukkan musik yang diisi oleh bintang rap Amerika Serikat, Pitbull.


Mengetahui hal tersebut, dosen sekaligus penggiat media sosial Ade Armando buka suara, ia menyoroti para fans Arab Saudi yang 'ngamuk' lantaran tak percaya akan liberalisasi telah masuk ke negara minyak tersebut.


Ade Armando menyebut jika masuknya liberalisasi ke negara Timu Tengah paling tersonor itu merupakan tamparan keras bagi para pecinya Arab Saudi di Indonesia.


"Kini, ketika ternyata Saudi berubah dan mengalami liberalisasi, perkembangan ini merupakan tamparan yang sangat keras terhadap mereka para fans sejati Arab Saudi," ujar Ade dikutip dari kanal YouTube Cokro TV, Rabu, 27 Oktober 2021.


"Kini nampaknya mereka sedang dalam tahap denial, pengingkaran, mereka tak menerima kenyataan," sambungnya.


Lebih lanjut, Ade Armando meyebut jika saat ini para pecinta Arab Saudi yang ia maksud tengah ngamuk dan menuding jika kabar liberalisasi tersebut adalah hoax buatan musuh-musuh Islam, termasuk di rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.


"(Mereka) tidak percaya seraya menuduh bahwa berita-berita itu dilakukan oleh musuh-musuh Islam, termasuk rezim Jokowi," tuturnya. [Democrazy/isubog]