Sebut Ada Kepentingan Oligarki di Balik Wacana Presiden Tiga Periode, Rocky Gerung: Ada Kesepakatan Rahasia! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 11 September 2021

Sebut Ada Kepentingan Oligarki di Balik Wacana Presiden Tiga Periode, Rocky Gerung: Ada Kesepakatan Rahasia!

Sebut Ada Kepentingan Oligarki di Balik Wacana Presiden Tiga Periode, Rocky Gerung: Ada Kesepakatan Rahasia!

Sebut Ada Kepentingan Oligarki di Balik Wacana Presiden Tiga Periode, Rocky Gerung: Ada Kesepakatan Rahasia!

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik Rocky Gerung menyebut ada kepentingan oligarki di balik wacana presiden tiga periode dan menduga ada kesepakatan diam-diam.


Rocky Gerung menilai wacana presiden tiga periode yang disebutnya ada kepentingan oligarki merupakan sebuah sandiwara yang penulis skenarionya mudah ditebak.


Rocky Gerung menilai, Presiden Jokowi berpotensi untuk diadili karena dinilai gagal mewujudkan janji-janjinya semasa kampanye.


"Kita nonton satu sandiwara yang dari awal skenarionya kita tahu siapa yang tulis itu. Presiden gagal untuk mewujudkan janji-janjinya, itu artinya dia potensial untuk diadili," kata Rocky Gerung sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Sabtu, 11 September 2021.


Rocky Gerung menduga presiden meminta perpanjangan masa jabatan hingga tiga periode agar memperoleh kesempatan untuk memperbaiki kinerjanya dan memperoleh citra yang baik setelah lengser.


"Karena itu, di dalam kepala presiden dia pasti minta perpanjangan supaya ada waktu untuk memperbaiki rapor merahnya tuh, kira-kira begitu tuh pikirannya," ujarnya.


Rocky Gerung juga menyebut ada kepentingan oligarki di balik wacana perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode.


Sebab kata dia, kekuasaan oligarki akan berakhir lebih cepat ketika rapor merah presiden dibongkar oleh rakyat sebelum 2024.


"Sementara itu oligarki punya kepentingan itu, sebab kalau rapor merah presiden itu ditemukan rakyat sebelum 2024, maka oligarki juga berakhir sebelum 2024," katanya.


Rocky Gerung menduga oligarki telah membuat kesepakatan diam-diam dengan presiden untuk memperpanjang masa jabatan hingga tiga periode.


Dia juga berkata, jika wacana presiden tiga periode tidak terwujud ada opsi lain yang diajukan oleh oligarki yakni memperpanjang masa jabatan presiden hingga tiga tahun atau tepatnya berakhir pada tahun 2027.


"Jadi berusahalah oligarki ini dengan semacam kesepakatan diam-diam dengan presiden bahwa mereka akan melanjutkan ide tiga periode atau perpanjangan tiga tahun," ujar dia.


Rocky Gerung menilai, untuk mewujudkan hal tersebut oligarki telah menyiapkan skenario untuk menciptakan distrust masyarakat terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyatakan Pemilu 2024 tetap digelar sesuai jadwal.


Selain itu, dia juga menilai oligarki telah merancang skenario agar rakyat tidak percaya dengan ide oposisi yang menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode.


"Karena itu, dibikinlah skenario mesti diatur sedemikian rupa rakyat tidak percaya kepada KPU, rakyat tidak percaya pada ide-ide yang diajukan oleh oposisi," tuturnya. [Democrazy/rkp]