Ogah Dukung Prabowo Lagi karena Sudah Banyak Dosa, Pengikut HRS Maunya Tokoh Ini yang Jadi Presiden | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 13 September 2021

Ogah Dukung Prabowo Lagi karena Sudah Banyak Dosa, Pengikut HRS Maunya Tokoh Ini yang Jadi Presiden

Ogah Dukung Prabowo Lagi karena Sudah Banyak Dosa, Pengikut HRS Maunya Tokoh Ini yang Jadi Presiden

Ogah Dukung Prabowo Lagi karena Sudah Banyak Dosa, Pengikut HRS Maunya Tokoh Ini yang Jadi Presiden

DEMOCRAZY.ID - Anggapan bahwa pengikut Rizeq Shihab tidak akan memilih Prabowo Subianto jika Ketua Umum Partai Gerindra itu mencalonkan diri pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 memang bukan isapan jempol belaka.


Seperti yang disampaikan Damai Hari Lubis, ia bersama pengikut Rizieq lainnya tidak akan memilih Prabowo karena menganggap Prabowo telah berkhianat.


"Oh ngggak, bagi kami dia (Prabowo) sudah mengkhianati perjuangan yang pernah disampaikan," kata Damai seperti dikutip redaksi dari video YouTube Refly Harun, Senin (13/9/2021). 


Damai adalah seorang advokat. Ia pernah menjadi Kepala Divisi Hukum Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan salah satu pengacara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.


Damai mengatakan meski bukan orang partai dan tidak masuk dalam daftar tim sukses namun dirinya dan pengikut Rizieq Shihab yang lain ikut babak belur dalam memenangkan Prabowo di Pilpres lalu. 


Hal itu mereka lakukan setelah Ijtima Ulama mengeluarkan keputusan mendukung Prabowo.


Damai mengatakan Prabowo pernah berjanji akan menjemput Rizeq di Arab Saudi dengan pesawat pribadi jika terpilih menjadi presiden. 


Namun karena gagal, Damai berujar setidaknya Prabowo ikut menjemput kepulangan Rizeq di bandara, dan bukan malah mencibir dan melecehkan Rizeq.


"Paling nggak ke bandara aja nggak mau, bahkan sampai sekarang (tidak menemui Rizieq), bahkan ikut melecehkan ketika dia menghadiri pernikahan Aurel binti Hermansyah," tegas Damai. 


"Jadi kawan kita (Rizieq) masuk (penjara) karena kasus pernikahan anaknya, ini anak artis dia datang. Ke bandara dia nggak datang masa kita mau dukung lagi. Logika saya nggak sehat berarti kalau mendukung," tambahnya.


Meski begitu, Damai menyampaikan sikap politik terkait Pilpres nanti tergantung Rizieq Shihab. 


Dirinya menyatakan dalam posisi sami'na wa atha'na atau mendengar dan mengikuti keputusan siapa figur yang didukung Rizieq.


"Tentu kuncinya kepada Habib Rizeq Shihab juga, (jika kembali mendukung Prabowo) ya terpaksa mau nggak mau. Tapi saya rasa nggak mungkin beliau (Rizieq) mendukung (Prabowo)," ungkapnya.


Kalau bukan Prabowo lantas siapa yang akan didukung oleh pengikut Rizeq di Pilpres 2024? 


Damai menyebut nama Gubernur DKI Anies Baswedan.


"Ini subjektif ya, (mendukung) Anies Baswedan," ucapnya


Dia pun menjelaskan alasan mengapa Anies harus didukung menjadi presiden. 


Selain memiliki wawasan berpikir luas, bijak, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, Anies telah membuktikan diri mampu bekerja. 


Hal itu terbukti dari langkah Anies dalam mengatasi pandemi Covid-19 jauh lebih baik dari yang dikerjakan oleh pemerintah pusat.


"Selain dia beradab, belum pernah terdengar terpapar korupsi," demikian kata Damai Hari Lubis. [Democrazy/sbg]