Minta Seluruh Kadernya Jangan Loyo, Megawati: PDIP Ini Kan 'Nomor Satu' Terus, Makanya Fighting Spirit Jangan Sampai Hilang | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 30 September 2021

Minta Seluruh Kadernya Jangan Loyo, Megawati: PDIP Ini Kan 'Nomor Satu' Terus, Makanya Fighting Spirit Jangan Sampai Hilang

Minta Seluruh Kadernya Jangan Loyo, Megawati: PDIP Ini Kan 'Nomor Satu' Terus, Makanya Fighting Spirit Jangan Sampai Hilang

Minta Seluruh Kadernya Jangan Loyo, Megawati: PDIP Ini Kan 'Nomor Satu' Terus, Makanya Fighting Spirit Jangan Sampai Hilang

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku khawatir melihat partainya yang selalu menjadi nomor satu di pemilihan umum. 


Kok bisa? 


Ternyata, Megawati Soekarnoputri khawatir jika semangat kader-kadernya mulai kendur dalam berpartai. 


Dengan begitu, Megawati berpesan, meski menjadi partai pemenang pemilu dua kali berturut-turut, ia meminta agar semangat para kader tidak padam.


Hal itu disampaikan oleh Megawati saat memberikan ‘tali asih’ untuk 201 kader PDIP yang wafat selama pandemi Covid-19. 


“Ketika ada rapat dengan Sekjen, saya mengatakan saya khawatir karena PDI ini nomor satu terus,” ucap Megawati dalam sambutannya, Kamis, 30 September 2021.


Ia khawatir, karena sering menang dalam pemilu, semangat petarung kader jadi menghilang sehingga terjebak dalam zona nyaman. 


“Nanti anak-anak saya mulai loyo, fighting spiritnya menghilang, mereka karena sudah masuk dalam kehidupan zona nyaman,” lanjutnya. 


“Tidak lagi mau lihat kiri kananya yang masih membutuhkan pertolongan,” tambah Megawati.


Megawati lalu menegaskan, ia selalu memantau seluruh pergerakan kadernya, siapa yang bekerja dengan serius hingga yang sering menghadiri rapat, termasuk juga yang kini menduduki kursi di eksekutif dan legislatif. 


Ia pun dengan tegas meminta kepada kader yang tidak becus dalam bekerja untuk berhenti saja, sebab sangat banyak kader dari partai PDIP yang juga mengincar posisi serupa. 


“Dan ini saya terus pantau loh, siapa yang ndak kerja, siapa yang nda rapat, ya berhenti sajalah. Masih banyak yang mau menjadi struktur, masih banyak yang mau menjadi legislatif, masih banyak yang mau jadi eksekutif,” tegas Presiden RI ke-5 itu. [Democrazy/terkini]