Khawatirkan Kondisi Demokrasi Indonesia Era Jokowi, Amien Rais: Zaman Pak Harto Saja Gak Seperti Ini! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 26 September 2021

Khawatirkan Kondisi Demokrasi Indonesia Era Jokowi, Amien Rais: Zaman Pak Harto Saja Gak Seperti Ini!

Khawatirkan Kondisi Demokrasi Indonesia Era Jokowi, Amien Rais: Zaman Pak Harto Saja Gak Seperti Ini!

Khawatirkan Kondisi Demokrasi Indonesia Era Jokowi, Amien Rais: Zaman Pak Harto Saja Gak Seperti Ini!

DEMOCRAZY.ID - Politisi senior yang juga Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, khawatir dengan kondisi demokrasi di Indonesia hari ini.


Amien Rais menilai, rezim Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat ini ingin menggemgam kekuasaan selama mungkin dan setotal mungkin.


Amien Rais menyoroti kondisi DPR dan DPD saat ini yang dipandangnya sudah tidak berdaya sebagai pengontrol jalannya pemerintahan.


"Jadi pada zaman Pak Harto saja gak seperti ini. Coba bayangkan sekarang yang namanya DPR sudah takluk. DPD takluk. MPR tentu, kalau DPR dan DPD takluk ya berarti juga takluk," sebut Amien Rais.


Mantan Ketua MPR itu mengatakan, ketua-ketua lembaga tinggi juga seperti manut-manut saja kepada Istana.


"Bahkan yang lebih sedih lagi, itu secara tidak sadar barangkali, itu TNI 3 angkatan juga polisi diseret-seret ke arena politik," kata Amien Rais dikutip dari tayangan video di kanal Youtube Refly Harun pada 26 September 2021.


Amien Rais mengaku sudah mengingatkan TNI agar mengingat nasihatJenderal Besar Sudirman.


"Beliau (Jenderal Sudirman), kan, menasihati, yang namanya tentara itu kepada bangsa dan negara. Pemerintah dilihat dulu, pemerintahnya benar-benar membela kepentingan bangsa dan negara atau sebaliknya," ucap Amien Rais.


"Sekarang ini seperti sudah disulap sehingga saya khawatir kalau demokrasi pelan-pelan 'dipotong kakinya', 'dipotong tangannya', kalau sebuah demokrasi sudah menjadi otoritarianisme maka dia ibaratnya raganya utuh tapi kepalanya sudah tidak ada. Menakutkan sekali," ucapnya lagi.


Terlepas dari itu, survei Indikator Politik Indonesia (IPI) pada 24-30 September 2020 menunjukkan kualitas demokrasi Indonesia menurun.


Survei IPI menunjukkan, 36 persen responden menilai Indonesia kurang demokratis, 37 persen yang menganggap kualitas demokrasi stagnan, dan hanya 17,7 persen yang menilai kualitas demokrasi Indonesia lebih baik.


Survei IPI juga menunjukkan mayoritas responden kian takut dalam menyampaikan pendapat atau kritik ke pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung. [Democrazy/pkrk]