Istana Undang Peternak Bentangkan Poster di Blitar untuk Bertemu Jokowi Besok Ini | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 15 September 2021

Istana Undang Peternak Bentangkan Poster di Blitar untuk Bertemu Jokowi Besok Ini

Istana Undang Peternak Bentangkan Poster di Blitar untuk Bertemu Jokowi Besok Ini

Istana Undang Peternak Bentangkan Poster di Blitar untuk Bertemu Jokowi Besok Ini

DEMOCRAZY.ID - Peternak yang membentangkan poster saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di Blitar bakal diundang ke Istana. 


Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.


"Iya betul," kata Heru kepada wartawan, Rabu (14/9/2021). Heru menjawab pertanyaan soal peternak di Blitar diundang untuk bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana besok.


Sementara itu, juru bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan kritik merupakan hal penting dalam sistem demokrasi di Indonesia. Dia berbicara mengenai amanah konstitusi.


"Alhamdulillah sekali lagi kami menegaskan: kritik itu jantung demokrasi sesuai Pasal 28 UUD 1945. Memperbaiki dan meningkatkan kemajuan demokrasi dan kebijakan pemerintah," kata Fadjroel secara terpisah.


Seperti diketahui, seorang pria diamankan ketika mobil Jokowi bergerak menuju Makam Bung Karno (MBK), Selasa (7/9). Pria itu tampak dibawa masuk ke mobil polisi.


Sebelum diamankan, pria tersebut terlihat membentangkan poster bertulisan 'Pak Jokowi bantu peternak beli jagung dengan harga wajar'


Pria tersebut membentangkan poster sambil berdiri di pinggir jalan saat mobil Jokowi melaju.


Penangkapan pria itu terjadi sesaat setelah mobil rombongan Jokowi bergeser atau keluar dari dari Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar. 


Di PIPP, Jokowi meninjau vaksinasi dan memberi bantuan kepada tukang becak.


Tak lama setelah mobil Jokowi melintas, pria berbaju hitam memakai masker batik, tampak dibawa oleh Kabag Ops Polresta Blitar Kompol Hari Sutrisno. 


Selain itu, tampak seorang polisi meremas-remas kertas berwarna putih.


Pria itu dibawa menuju mobil sedan Sabhara, pintunya dibuka dan kertas itu dibawa masuk ke mobil. 


Mobil bernopol X 1032-47 kemudian berbalik kanan keluar dari kerumunan warga yang ikut merekam peristiwa itu.


Seorang pria bertopi yang mengaku sebagai Kukuh Widiono mengatakan dia 'mengamankan' pria itu atas perintah polisi. 


Sebenarnya, aksi membentangkan poster itu tak diawasi ketat oleh pihak pengamanan.


Namun ketika Kabag Ops Polresta Blitar mendekat, pria mengaku bernama Kukuh itu tiba-tiba berteriak 'tangkap saja, Pak'.


Kukuh juga mengaku dia diberi pesan khusus untuk 'mengamankan' lokasi.


"Saya tukang becak di sini juga. Tadi dipesan polisi kalau ada yang membawa tulisan-tulisan provokasi, suruh tangkap saja," kata Kukuh. [Democrazy/fpt]