Dituduh Jadi Panitia FPI Kerumunan Habib Rizieq di Bandara, Begini Jawaban Babeh Haikal Hassan | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 01 September 2021

Dituduh Jadi Panitia FPI Kerumunan Habib Rizieq di Bandara, Begini Jawaban Babeh Haikal Hassan

Dituduh Jadi Panitia FPI Kerumunan Habib Rizieq di Bandara, Begini Jawaban Babeh Haikal Hassan

Dituduh Jadi Panitia FPI Kerumunan Habib Rizieq di Bandara, Begini Jawaban Babeh Haikal Hassan

DEMOCRAZY.ID - Haikal Hassan langsung membantah saat dirinya dituduh jadi panitia terjadinya kerumunan Habib Rizieq di Bandara.


Sampai saat ini, pendakwah Haikal Hassan Baras alias Babe Haikal selalu membantah menjadi anggota FPI.


Hal itu diutarakan politisi Nasdem Irma Suryani Chaniago saat duduk satu meja dengannya.


Awalnya, dia menyebut status keanggotaan Babe Haikal di FPI saat Irma membahas massa di Petamburan yang digagas Habib Rizieq Shihab.


Menurutnya, hal itu diharapkan, seperti keramaian yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta.


“Di bandara itu kan direncanakan, ada panitianya,” kata Irma Suryani.


“Salah satunya kan ente,” kata Irma Suryani menjawab.


Haikal Hassan langsung membantah lantaran menyebut tuduhan itu tidak benar.


Haikal Hassan juga menyebutkan bahwa saat itu tak ada seruan dan Habib Rizieq sendiri minta jangan ada kerumunan.


“Inilah yang saya bilang, saya akrab dengan Bu Irma, tapi malam ini dia sok tahu luar biasa. Satu tidak ada panitia yang dibentuk. Kedua, tidak ada seruan untuk melakukan penjemputan luar biasa, bahkan Habib Rizieq berkata jangan ada kerumunan, termasuk yang di Petamburan,” tutur Haikal Hassan, sebagaimana dikutip dari YouTube TVOneNews.


Mengetahui hal tersebut, Irma malah langsung memotong Babe Haikal. Dia mengatakan kasus Petamburan dan bandara, serta kerumunan lainnya, akan bermasalah.


Karena dalam UU ITE, sesuatu yang direncanakan itu berbahaya. Mendengar tudingan itu, Babe Haikal langsung bergegas merespon.


Menurutnya, selama FPI tidak dibubarkan, statusnya bukan anggota. Dan dia mengatakan itu, karena dia bahkan tidak pernah menerima surat keputusan (SK). [Democrazy/skp]