Buntut Peternak Ditangkap Polisi, Video Jokowi Saat Bilang Kangen Didemo Mencuat Lagi | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 09 September 2021

Buntut Peternak Ditangkap Polisi, Video Jokowi Saat Bilang Kangen Didemo Mencuat Lagi

Buntut Peternak Ditangkap Polisi, Video Jokowi Saat Bilang Kangen Didemo Mencuat Lagi

Buntut Peternak Ditangkap Polisi, Video Jokowi Saat Bilang Kangen Didemo Mencuat Lagi

DEMOCRAZY.ID - Video pidato Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat mengatakan dirinya kangen didemo masyarakat beredar lagi di media sosial Twitter.


Video itu diunggah oleh dokter Berlian Idris melalui akun Twitter pribadinya @berlianidris saat menanggapi berita penangkapan seorang pria yang diduga peternak di Blitar, Jawa Timur, pada 7 September 2021.


Pria itu ditangkap polisi setelah membentangkan poster bertuliskan "Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar" ke arah mobil yang ditumpangi Jokowi.


Saat itu, Jokowi baru saja meninggalkan lokasi vaksinasi di PIPP Kota Blitar dan menuju makam Bung Karno untuk berziarah.


Video yang menunjukkan detik-detik penangkapan warga itu kemudian beredar di media sosial. Banyak netizen yang menilai penangkapan terhadap pria itu berlebihan.


Berlian Idris melalui unggahan video di akun Twitter pribadinya mengingatkan bahwa Jokowi sebenarnya pernah berpidato bahwa dia rindu didemo masyarakat.


"Gak ada yang demo lagi sampai sekarang. Saya kangen sebetulnya didemo," kata Jokowi dalam video itu.


Jokowi mengatakan, pemerintah itu perlu dikontrol. 


"Pemerintah itu perlu ada yang memperingati kalau keliru. Jadi kalau gak ada demo itu ya keliru," sebutnya lagi.


"Jadi saya sekarang sering ngomong di mana-mana tolong saya didemo," ucap Jokowi menambahkan.


Hingga berita ini ditulis, unggahan video Berlian Idris itu sudah mendapatkan retweet 187 kali dan disukai 630 kali.



Berdasarkan hasil penelusuran, pidato itu disampaikan Jokowi saat menghadiri acara  Indonesian Young Changemaker Summit (IYCS) di Gedung Merdeka, Bandung pada tahun 2012.


Saat itu, Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. 


Beberapa bulan setelahnya, Jokowi terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.


Jokowi kemudian terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia pada tahun 2014 hingga 2019. 


Jokowi terpilih lagi untuk kedua kalinya pada tahun 2019 hingga 2024. [Democrazy/rkp]