Alamak! Warga Desa di Klaten Sampai Lupa Sarapan Gegara Pengen Lihat Jokowi | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 13 September 2021

Alamak! Warga Desa di Klaten Sampai Lupa Sarapan Gegara Pengen Lihat Jokowi

Alamak! Warga Desa di Klaten Sampai Lupa Sarapan Gegara Pengen Lihat Jokowi

Alamak! Warga Desa di Klaten Sampai Lupa Sarapan Gegara Pengen Lihat Jokowi

DEMOCRAZY.ID - Senin, 13 September pagi tadi, warga Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten lebih sibuk dari biasanya. 


Harap maklum, warga desa yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan pandai besi tersebut punya hajat besar. Presiden Jokowi akan datang ke desa mereka.


Untuk sementara mereka pilih libur, sekalian ikut vaksinasi yang dilakukan door to door ke rumah warga Desa Segaran. 


Mereka pun kompak hanya duduk-duduk di depan rumah.


Sejak pagi sekali mereka menunggu Presiden Jokowi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 


Bahkan banyak warga yang sampai lupa sarapan pagi. 


Malah mereka sempat membuat minuman untuk tentara hingga Paspampres yang berjaga sejak pagi sekali.


"Seneng banget mas. Ini lho warga belum sarapan semua, demi pengen lihat pak Jokowi dan pak Ganjar," kata Sri, salah satu warga Desa Segaran.


Sekitar pukul 08.30 rombongan Presiden Jokowi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tiba di lokasi. 


Keduanya berjalan berkeliling menyapa masyarakat yang sedang divaksinasi. 


Jokowi mengenakan kemeja putih sementara Ganjar tampil dengan batiknya dengan ramah menyapa warga yang ada di sana.


"Alhamdulillah, terimakasih Pak Jokowi, Pak Ganjar, sudah mau ke desa kami yang kecil yang kumuh, bantu vaksin dan bantu sembako," kata Sri lagi.


Warga lainnya juga mengungkapkan hal sama. 


"Tadi pak Ganjar tanya-tanya soal cabai. Semoga kedatangan pak Jokowi dan pak Ganjar bisa membuat kampung ini ramai, pandai besinya jadi ramai, jualan juga ramai, ekonomi bagus," harap Anik, warga setempat.


Gubernur Ganjar Pranowo yang mendampingi Presiden Jokowi melihat vaksinasi mengapresiasi cara door to door untuk memberi vaksin warga. 


Menurutnya, ini harus dilakukan agar program vaksinasi bisa cepat selesai.


"Pesan pak Presiden tadi, segala cara harus dilakukan agar cepat. Maka upaya vaksinasi door to door ini dilakukan sebagai bagian dari jemput bola. Masyarakat yang tidak bisa mengakses secara langsung, sekarang dijemput. Dan alhamdulillah bisa jalan," katanya. [Democrazy/vv]