Terungkap! Ini Alasan OPM Bantai-Bakar 2 Pegawai PT Indo Papua | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 24 Agustus 2021

Terungkap! Ini Alasan OPM Bantai-Bakar 2 Pegawai PT Indo Papua

Terungkap! Ini Alasan OPM Bantai-Bakar 2 Pegawai PT Indo Papua

Terungkap! Ini Alasan OPM Bantai-Bakar 2 Pegawai PT Indo Papua

DEMOCRAZY.ID - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau yang kerap disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh TNI-Polri akhirnya buka suara terkait aksi pembantaian dan pembakaran terhadap pegawai PT Indo Papua.


OPM menyebut aksi itu dilakukan karena sebelumnya pihaknya sudah memberi peringatan agar warga maupun pendatang keluar dari wilayah perang di Yahukimo, Papua.


Indozone berkesempatan berbincang dengan pihak TPNPB-OPM terkait insiden pembunuhan dua pegawai PT Indo Papua. Pihak OPM pun akhirnya angkat bicara terkait kasus ini.


Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyebut aksi itu merupakan rangkaian dari perang antara TPNPB dengan TNI Polri. 


Pihaknya pun bertanggung jawab atas hal tersebut.


"Kami baru terima konfirmasi bahwa aksi pembunuhan itu bagian dari perang revolusi pembebasan nasional bangsa Papua dan TPNPB-OPM Kodap 16 Yahukimo di bawah pimpinan Elkius Kobak bertanggungjawab," kata Sebby, Selasa (24/8/2021).


Sebby kemudian mengungkap alasan pihaknya melakukan aksi pembantaian. 


Dia menyebut sebelumnya pihaknya sudah memberikan peringatan agar seluruh warga pendatang menjauhi lokasi perang yakni di wilayah Kabupaten Yahukimo.


"Hal ini TPNPB-OPM lakukan karena sebelumnya Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM pernah mengumumkan bahwa warga imigran segera tinggalkan wilayah perang termasuk Yahukimo, namun warga imigran masih melakukan aktivitasnya di wilayah perang termasuk Yahukimo," beber Sebby.


Karena hal itu lah pihaknya melakukan aksi pembantaian terhadap dua pegawai tersebut. 


OPM sendiri menilai pegawai tersebut merupakan bagian dari TNI-Polri.


"Mereka yang bekerja itu semua di indentifikasi sebagai agen TNI Polri, maka telah lakukan eksekusi. Maka para pekerja itu semuanya anggota TNI-Polri yang menyamar tukang bangunan dan lain-lain," kata Sebby.


Seperti diketahui, dua pegawai PT Indo Papua tewas usai dibantai pada Minggu, 22 Agustus 2021 kemarin. 


Mereka dibantai dengan cara dibakar di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.


Kedua pegawai itu diketahui bernama Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamungkas. 


Keduanya berkerja membangun jembatan di Singai Brazza. [Democrazy/idz]