Sesuai Dugaan! Polisi Klaten Buru Penyebar Selebaran 'Dipaksa Sehat di Negara Sakit' | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 17 Agustus 2021

Sesuai Dugaan! Polisi Klaten Buru Penyebar Selebaran 'Dipaksa Sehat di Negara Sakit'

Sesuai Dugaan! Polisi Klaten Buru Penyebar Selebaran 'Dipaksa Sehat di Negara Sakit'

Sesuai Dugaan! Polisi Klaten Buru Penyebar Selebaran 'Dipaksa Sehat di Negara Sakit'

DEMOCRAZY.ID - Maraknya selebaran tulisan satire menyinggung perpanjangan PPKM dan baliho politisi di Klaten ditindaklanjuti polisi. 


Polisi mempelajari rekaman CCTV di sekitar lokasi pemasangan selebaran tersebut.


Kasat Intelkam Polres Klaten AKP Panaji Suryo Saputro mengungkapkan selebaran itu sedang dialami. Saat ditanya ada upaya pelacakan CCTV, hal itu dibenarkannya.


"Ada (pelacakan CCTV). Kita ambil," ungkap Panaji melalui pesan singkat ponselnya, Selasa (17/8/2021) siang.


Namun Panaji masih enggan menyebutkan detail lokasi CCTV tersebut. 


Apa hasilnya juga belum bersedia menjelaskan. 


"Ini on process," sambung Panaji singkat.


Kapolsek Klaten Utara AKP Sugeng Handoko menjelaskan setelah ada informasi selebaran itu, Polsek sudah cek lokasi. Belum diketahui pemasangannya.


"Tadi pagi sudah kita cek lokasi tapi siapa pemasangan belum jelas," kata Sugeng.


Menurut Sugeng, Polsek belum mengambil langkah atas munculnya selebaran tersebut selain mengecek lokasi. 


Pencopotan dan pembersihan belum dilakukan.


"Kita belum bersihkan atau copot selebaran itu. Kita menunggu petunjuk karena kita juga masih disibukkan penanganan COVID, mulai dari sosialisasi sampai evakuasi ke lokasi isolasi," imbuh Sugeng.


Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.45 WIB, selebaran tersebut masih menempel di tiang traffic light simpang empat GOR Gelarsena, Klaten Utara dan di tembok pintunya. 


Demikian juga di pintu masuk taman lampion.


Sebelumnya diberitakan, selebaran dengan berbagai tulisan satire mendadak marak di Klaten, Jateng. 


Tulisan pada kertas tersebut ditempel-tempelkan di tempat-tempat strategis di pinggir jalan raya. 


Ada yang berisi sindiran terhadap ulah politisi hingga kebijakan pemerintah soal perpanjangan PPKM. [Democrazy/pth]