Sedih Akunnya Kembali Jadi Korban Peretasan, Ferdinand Hutahaean: Ya Begini Resiko Sampaikan Kebenaran | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 26 Agustus 2021

Sedih Akunnya Kembali Jadi Korban Peretasan, Ferdinand Hutahaean: Ya Begini Resiko Sampaikan Kebenaran

Sedih Akunnya Kembali Jadi Korban Peretasan, Ferdinand Hutahaean: Ya Begini Resiko Sampaikan Kebenaran

Sedih Akunnya Kembali Jadi Korban Peretasan, Ferdinand Hutahaean: Ya Begini Resiko Sampaikan Kebenaran

DEMOCRAZY.ID - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menduga bahwa akun Twitter-nya sempat diretas oleh pihak “Balai Kota”.


Atas kejadian itu, Ferdinand pun menyinggung bahwa risiko menyampaikan kebenaran memang berat.


“Bangun pagi-pagi, akunlog out, no telp kehapus, dan sekarang begini,” katanya melalui akun FerdinandHaean3 pada Kamis, 26 Agustus 2021.


Bersama cuitannya itu, ia melampirkan tangkapan layar tampilan akunnya yang berubah menjadi 0 following dan 0 followers.


“Balai kota tampaknya panas, harus ngeluarin anggaran untuk mengacau akun saya. Memang berat resiko menyampaikan kebenaran,” katanya.


Ferdinand pun menduga bahwa akun coba diretas karena unggahannya yang menampilkan copy surat Ingub 77 dan surat Dispora.


“Sepertinya dihack karena selsin logout, akun deactive,” katanya menjawab pertanyaan netizen.


“Kayaknya gara-gara copy surat Ingub 77 dan surat Dispora yang ku twit itu,” jawab Ferdinand membalas tanggapan netizen lainnya.


Sebelumnya, Ferdinand memang meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal Ingub No.77 Tahun 2021 terkait Formula E.


“Karena inti utama Ingub ini adalah ABPD DKI melalui Dispora DKI dan diminta dilaporkan ke anda. Artinya tidak bisa buang badan ke Jakpro,” katanya pada Rabu, 24 Agustus 2021.


Seperti diketahui, Ferdinand memang aktif menyurakan soal dugaan penyelewengan dana Formula E.


Ia juga menuntut agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dan memeriksa Anies Baswedan yang ia nilai bertanggung jawab atas carut marut Formula E.


Sebagai catatan, Ferdinand telah menyampaikan akunnya sudah kembali normal. 


Nampak, jumlah following dan followers -nya telah kembali. [Democrazy/skp]