Sebut Luhut Terlihat Patah Semangat, Pakar Komunikasi: Ada Baiknya Beliau Mundur dari Penanganan Covid-19 | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 10 Agustus 2021

Sebut Luhut Terlihat Patah Semangat, Pakar Komunikasi: Ada Baiknya Beliau Mundur dari Penanganan Covid-19

Sebut Luhut Terlihat Patah Semangat, Pakar Komunikasi: Ada Baiknya Beliau Mundur dari Penanganan Covid-19

Sebut Luhut Terlihat Patah Semangat, Pakar Komunikasi: Ada Baiknya Beliau Mundur dari Penanganan Covid-19

DEMOCRAZY.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan disarankan mundur dari posisi sebagai Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.


Saran itu muncul setelah Luhut meminta masyarakat membiasakan diri memakai masker. Kalimat ini, dipandang pernyataan yang tidak menunjukkan semangat penanganan pandemi Covid-19.


Saran supaya Luhut mundur, salah satunya disampaikan pakar komunikasi Emrus Sihombing dalam perbincangan, Selasa (10/8).


"Alangkah baiknya Luhut Binsar Pandjaitan lebih pas bisa mundur dari koordinator PPKM Jawa-Bali dan jabatan lainnya di bidang penanganan Covid-19," kata Emrus.


Emrus menyarankan agar Luhut fokus menangani kinerja Kemenko Marves yang dia pimpin. 


Terlebih, Luhut baru saja ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.


"Sebaiknya memang mundur (dari Koordinator PPKM), supaya dia fokus menangani kementeriannya dan tugas yang baru ini," terangnya.


Selanjutnya, masih kat Emrus, penanganan Covid-19 bisa dipercayakan pada orang-orang ahli kesehatan untuk fokus dan memaksimalkan pengendalian pandemi.


"Sehingga nanti bisa ditugaskan orang yang lebih fokus menangani Covid-19," pungkasnya.


Luhut Binsar Pandjaiyan, berpandangan kemungkinan besar masyarakat akan memakai masker selama bertahun-tahun ke depan. 


Hal ini, perlu dilakukan untuk mencegah perluasan sebaran varian delta.


"Kami imbau supaya seluruh masyarakat membudayakan memakai masker ini, karena kita mungkin hidup bertahun-tahun ke depan dengan masker. Ini adalah salah satu alat disamping vaksin untuk mencegah varian Delta," kata Luhut, Senin (9/8). [Democrazy/dtk]