Ruhut Tak Hentinya Berikan Pujian ke Puan Maharani, Netizen: Kasihan, Belum Juga Dikasih Jabatan | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 18 Agustus 2021

Ruhut Tak Hentinya Berikan Pujian ke Puan Maharani, Netizen: Kasihan, Belum Juga Dikasih Jabatan

Ruhut Tak Hentinya Berikan Pujian ke Puan Maharani, Netizen: Kasihan, Belum Juga Dikasih Jabatan

Ruhut Tak Hentinya Berikan Pujian ke Puan Maharani, Netizen: Kasihan, Belum Juga Dikasih Jabatan

DEMOCRAZY.ID - Netizen mengomentari politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ruhut Sitompul yang memuji-muji Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani.


Beberapa netizen menyindir bahwa Ruhut Sitompul sudah sering “menjilat” namun belum juga mendapatkan jabatan hingga kini.


Adapun dalam cuitannya, Ruhut Sitompul mengomentari soal Puan Maharani yang membacakan Teks Proklamasi di peringatan Hari Kemedekaan Republik Indonesia pada Selasa, 17 Agustus 2021.


Ia memuji bahwa Puan Maharani mirip dengan kakeknya, Soekarno yang merupakan Bapak Proklamator Indonesia.


“Buah Apel jatuhnya tidak jauh dari Pohonnya, Ibu Puan Maharani Ketua DPR RI membacakan Teks Proklamasi, Karya Agung Proklamator Bung Karno Presiden RI ke 1 Kakek tercinta, Ayah dari Ibu Megawati Soekarnoputri Presiden RI ke 5 Ketua Umum PDI Perjuangan,” katanya melalui akun Twitter-nya pada Rabu, 18 Agustus 2021.


Berikut beberapa komentar netizen yang dikumpulkan Terkini.id terkait pujian Ruhut kepada anak Megawati Soerkanoputri itu:


“Kurang keras jilatnya.  sedikit lagi yo bisa yo,” kata Wirro20.


“Ayo Ruhut pasti bisa jadi komisaris hehee,” kata NoorS84704066.


“Kasihan belum juga dapat jabatan, yang sabar ya ndoo,” kata Rahim92519530.


Ada pula netizen yang menyindir bahwa Ruhut selalu berpindah mendukung dan memuji-muji partai yang sedang berkuasa.


Seperti diketahui, sebelum menjadi kader PDIP, Ruhut Sitompul dulunya adalah kader Partai Demokrat.


Partai ini adalah partai penguasa saat kader mereka, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden selama dua periode, sebelum Joko Widodo.


“Dulu di Demokrat kau sangat memuja dan memuji SBY. Sekarang kau di PDIP memuja san memuji juga. Di mana ada sebuah partai berkuasa di situ tempat kau, Hut? Besok kalau misal PDIP kalah dan ada sebuah partai yg menang di pemilu nanti, apa kau akan loncat juga ke partai pemenang itu, Hut?” kata Bugae_semende. [Democrazy/pjr]