Refly Harun Ungkap 'Maksud Tersembunyi' di Balik Pernyataan Megawati Siap Pasang Badan Bela Jokowi | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 20 Agustus 2021

Refly Harun Ungkap 'Maksud Tersembunyi' di Balik Pernyataan Megawati Siap Pasang Badan Bela Jokowi

Refly Harun Ungkap 'Maksud Tersembunyi' di Balik Pernyataan Megawati Siap Pasang Badan Bela Jokowi

Refly Harun Ungkap 'Maksud Tersembunyi' di Balik Pernyataan Megawati Siap Pasang Badan Bela Jokowi

DEMOCRAZY.ID - Nama Megawati Soekarno Putri saat ini masih ramai jadi perbincangan publik usai menyatakan siap pasang badan untuk mendukung dan membela Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Hal itu disampaikan langsung oleh ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam sebuah dialog virtual.


Megawati Soekarno Putri juga mengatakan bahwa dirinya akan selalu berada di belakang Presiden Jokowi untuk memberikan dukungan terlebih di masa sulit seperti saat ini.


Menanggapi hal tersebut, ahli hukum tata negara Refly Harun justru mengatakan bahwa sikap Megawati pasang badan untuk Jokowi ini dinilai sebagai strategi untuk dapat mendepak Luhut dari istana.


Pasalnya seperti diketahui bahwa Megawati ternyata tidak begitu menyukai Luhut Binsar Pandjaitan, terlebih saat ini Luhut justru menjadi orang kepercayaan Presiden Jokowi.


“Megawati dan PDIP ingin sekali agar Luhut Binsar Pandjaitan diberhentikan dari kabinet, tidak dipakai,” ungkap Refly Harun seperti dikutip dalam Youtube Pribadinya.


Sikap baik yang ditunjukkan Megawati akhir-akhir ini kepada Presiden Jokowi dinilai sebagai strategi untuk bisa menyingkirkan Luhut daftar kabinet Presiden Jokowi.


Menurut pemaparan Refly Harun, kekesalan Megawati kepada Luhut ini berawal saat awal kepemimpinan Jokowi yang tidak melibatkan orang-orang PDIP di lingkup istana, tetapi justru melibatkan Luhut Binsar Pandjaitan.


Sebagai informasi, saat awal masa pemerintahan Presiden Jokowi, Luhut ternyata tidak masuk dalam jajaran kabinet. 


Akan tetapi, saat itu Presiden Jokowi membuka jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSO) yang akhirnya diduduki oleh luhut.


“PDIP dan Megawati sepertinya agak kesal juga karena tidak ada orang PDIP yang di lingkar istana,” jelas Refly Harun.


Terlebih saat ini Luhut Binsar Pandjaitan sudah menjadi salah satu orang penting dan berpengaruh di samping Presiden Jokowi.


Selain itu, Refly Harun juga mengatakan bahwa tindakan pasang badan yang dilakukan Megawati kepada Presiden Jokowi ini sebagai perlindungan untuk dapat menjaga hubungan baik antara Puan Maharani dan Presiden Jokowi.


Pasalnya, Puan Maharani akhir-akhir ini sudah berani menyampaikan kritik kepada Presiden Jokowi. 


Hal inilah yang akhirnya membuat Megawati takut akan adanya keretakan hubungan antara Puan Maharani dan Presiden Jokowi.


“Nah rupanya, kalau terlalu jauh tindakan Puan Maharani, Megawati khawatir patah, patah hubungannya dengan Presiden Jokowi,” jelas Refly Harun. [Democrazy/tr]